Ramadan Milik Semua: Melewati Pemilu 2024, Menuju Indonesia Harmoni

Rabu, 27 Maret 2024 - 19:06 WIB
Menurutnya, ketika Indonesia sebagai bangsa serius mendiskusikan persatuan, berarti di situ ada perbedaan yang disatukan. Perbedaan yang ada tentunya jangan sampai memberikan dampak buruk terhadap visi Indonesia yang menaungi berbagai golongan. Dengan memiliki tujuan yang sama sebagai suatu bangsa, rakyat Indonesia dapat berkontribusi lebih baik membangun negaranya secara komprehensif, tanpa menyoal isu primordial seperti perbedaan suku, ras, ataupun agama.

Ia mengatakan bahwa bulan Ramadan membawa pengaruh positif terhadap dimensi spiritual dan sosial yang sangat penting dalam membangun kebersamaan. Dari segi spiritual, puasa merupakan perintah Allah yang mengajarkan ketaatan dan kesadaran beragama.

Sementara dari segi sosial, puasa mengajarkan kesalehan sosial dan menciptakan lingkungan yang harmonis. Di sinilah munculnya solidaritas, empati, dan tolong-menolong antar sesama, tanpa memandang perbedaan agama atau kepercayaan.

"Hal yang harus pertama kali diingat di bulan Ramadhan adalah bahwa ibadah puasa merupakan wujud keimanan terhadap perintah Allah. Selain menjalankan puasa Ramadan sebagai syarat keimanan, dalam melewati bulan Ramadan, seorang muslim juga harus memahami konsep hablum minannas dan menjalankannya secara konsisten, mengiringi ibadah puasanya," kata Amir Mahmud.

Datangnya bulan Ramadan juga mengajarkan sikap empati dan toleransi, di mana umat beragama saling memahami dan mendukung satu sama lain. Hal ini jelas berlaku bagi yang berpuasa maupun tidak. Ia menegaskan bahwa bulan puasa mengajarkan untuk merasakan derita sesama melalui keharusan menahan lapar dan dahaga.

"Selain mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya, ibadah puasa Ramadan juga menekankan pentingnya mengerti penderitaan yang dialami oleh orang lain. Jika telah begitu, maka muncullah yang namanya sehat sosial atau kesalehan sosial. Seseorang bisa dikatakan saleh secara sosial ketika dia bisa membangun hubungan harmonis dengan orang lain," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!