Dongkrak Apresiasi Pengunjung, Museum dan Cagar Budaya Bakal Lebih Interaktif
Rabu, 20 Maret 2024 - 16:48 WIB
IHA saat ini mengelola 18 museum dan galeri serta 34 situs cagar budaya nasional di Indonesia. Ada 5 klasifikasi museum di bawah pengelolaan IHA. Pertama, museum prasejarah yang menyimpan fosil manusia, artefak, dan fosil fauna yang memberikan wawasan tentang peradaban awal Nusantara. Kedua, museum sejarah nasional seperti Museum Kebangkitan Nasional, Museum Sumpah Pemuda, Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan Museum Benteng Vredeburg di DIY.
Ketiga, museum dan galeri seni seperti Galeri Nasional Indonesia, Museum Batik Indonesia dan Museum Basoeki Abdullah. Keempat, museum tokoh bangsa seperti Museum Kepresidenan RI Balai Kirti dan Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy’ari. Kelima, museum representasi dan etalase budaya nusantara seperti Museum Nasional Indonesia.
“Setiap klasifikasi museum membawa misi khusus dalam mengedukasi dan menginspirasi publik mengenai kekayaan sejarah dan budaya Indonesia. Sejalan dengan visi reimajinasi museum dan cagar budaya sebagai ruang komunal yang dinamis dan interaktif bagi pengunjung. Ini standar baru,” kata Ketua Tim Kuratorial dan Pameran IHA, Zamrud Setya Negara. *
Ketiga, museum dan galeri seni seperti Galeri Nasional Indonesia, Museum Batik Indonesia dan Museum Basoeki Abdullah. Keempat, museum tokoh bangsa seperti Museum Kepresidenan RI Balai Kirti dan Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy’ari. Kelima, museum representasi dan etalase budaya nusantara seperti Museum Nasional Indonesia.
“Setiap klasifikasi museum membawa misi khusus dalam mengedukasi dan menginspirasi publik mengenai kekayaan sejarah dan budaya Indonesia. Sejalan dengan visi reimajinasi museum dan cagar budaya sebagai ruang komunal yang dinamis dan interaktif bagi pengunjung. Ini standar baru,” kata Ketua Tim Kuratorial dan Pameran IHA, Zamrud Setya Negara. *
(abd)
Lihat Juga :