Masyarakat Dinilai Perlu Pelayanan Cepat dengan Tetap Dilandasi Norma dan Etik

Jum'at, 08 Maret 2024 - 09:05 WIB
Seminar Nasional Dies Natalis IPDN Ke-68, di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor. Foto/Istimewa
JAKARTA - Di tengah kesibukan dan hiruk pikuk kehidupan, masyarakat saat ini memerlukan sistem pelayanan yang cepat, namun tetap dilandasi dengan norma dan etik. Hal ini disampaikan oleh Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Hadi Prabowo dalam seminar nasional Dies Natalis IPDN Ke-68.

Kegiatan yang diselenggarakan di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, ini mengangkat tema Percepatan Pelayanan Pemerintahan Berbasis Elektronik dalam Rangka Transformasi Digitalisasi Pemerintahan.



"Masyarakat perlu pelayanan yang cepat dengan tetap dilandasi norma-norma dan etika yang tinggi. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah yang kini terus menggelorakan sistem pelayanan berbasis elektronik," kata Hadi Prabowo dalam keteranganya, Jumat (8/3/2024).

Menurut Hadi, pada tahun 2022 capaian pelaksanaan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE) Indonesia masih mencapai angka 2,34 persen atau dinilai cukup.

"Pelaksanaan SPBE ini dirasa belum maksimal, masih terdapat beberapa permasalahan. Salah satunya yakni belum adanya grand design pemerintahan transformasi digital nasional yang didalamnya terdapat transformasi regulasi, transformasi kelembagaan, transformasi pencapaian tahapan atau road map, transformasi penyiapan literasi publik, transformasi infrastruktur," jelas Hadi.

Tak hanya permasalahan di atas, kata Hadi, transformasi digitalisasi pun masih terbentur dengan tidak sampainya akses digitalisasi di daerah-daerah terpencil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!