Deretan Jenderal Bintang 4 Kehormatan, Nasib Terkini Ada yang Jadi Menteri dan Presiden

Jum'at, 08 Maret 2024 - 06:11 WIB
Begitu juga saat tidak bertugas di militer. Dia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) pada Kabinet Pembangunan VI. Selain itu, Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993). Soesilo Soedarman juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat yang berkedudukan di Washington DC dari 18 Februari 1986 hingga 11 April 1988.

Dia juga pernah menjadi anggota MPR RI mewakili Golongan Karya untuk daerah pemilihan Sumatera Utara hingga akhir hayatnya. Soesilo Soedarman meninggal dunia pada 18 Desember 1997 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

4. Jenderal TNI (HOR) (Purn) A.M Hendropriyono

Jebolan Akmil 1967 dari kesatuan infanteri Kopassus ini juga tercatat sebagai tokoh militer Indonesia yang dianugerahi Jenderal Bintang 4 Kehormatan bersama dengan Jenderal TNI (HOR) (Purn) Hari Sabarno. Gelar tersebut diberikan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 1 Oktober 2004.

Pria kelahiran 7 Mei 1945, Yogyakarta ini merupakan seorang tokoh intelijen dan militer Indonesia. Mertua dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa ini Hendropriyono banyak menghabiskan waktunya di Korps Baret Merah Kopassus dan kenyang dengan pengalaman di medan tempur.

Selama berdinas di militer, Hendropriyono pernah menjabat sebagai Danton Puspassus AD, Komandan Kompi Prayudha Kopassandha, Komandan Detasemen Tempur 13, Wakil Asisten Personel Kopasandha merangkap sebagai Wakil Asisten Operasi. Selain itu, Asisten Intelijen Kodam Jayakarta, Danrem 043/Garuda Hitam Lampung.

Direktur D Badan Intelijen Strategis ABRI, Direktur A Badan Intelijen Strategis ABRI, Panglima Kodam Jayakarta, Komandan Kodiklat (Dankodiklat) TNI AD. Setelah purnatugas dari militer maupun intelijen, AM Hendropriyono sempat terjun ke dunia politik dan menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Dia juga pernah menjadi Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan Republik Indonesia dalam Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan dari 1998 hingga 1999. Saat ini, Hendropriyono aktif berbisnis.



5. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Agum Gumelar

Lulusan Akmil 1968 dari kesatuan Infanteri Kopassus merupakan tokoh TNI yang juga menerima gelar Jenderal Bintang 4 Kehormatan. Anugerah tersebut diterimanya pada 1 November 2000.

Jenderal TNI kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat pada 17 Desember 1945 ini merupakan prajurit TNI yang memiliki karier cemerlang. Dia pernah menjabat sebagai Staf Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban pada 1973. Kemudian Wakil Asisten Intelijen Kopassus, Asisten Intelijen Kodam Jaya. Selanjutnya Danrem 043/Garuda Hitam di Lampung.

Sempat menjabat Direktur A Badan Intelijen Strategis ABRI, Agum kembali dipercaya memimpin pasukan elite TNI AD sebagai Danjen Kopassus, kemudian Kepala Staf Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan hingga tahun 1996 kemudian dipromosikan menjadi Pangdam VII/Wirabuana dan Gubernur Lemhannas.

Agum pernah menjadi cawapres pada Pilpres 2004, mendampingi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz. Selepas berdinas di militer, Agum pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden Kabinet Kerja 2018–2019, Ketua Komite Normalisasi PSSI, Ketua Umum KONI Pusat.

Termasuk Menteri Perhubungan Kabinet Gotong Royong, Menteri Koordinator Politik, Sosial dan Keamanan Kabinet Persatuan Nasional, Ketua Umum PSSI, Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi Kabinet Persatuan Nasional. Saat ini, Agum Gumelar menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Tim Kemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.



6. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Soesilo Bambang Yudhoyono

Presiden ke-6 RI ini mendapat anugerah Jenderal Bintang 4 Kehormatan ini pada 15 November 2000. Jenderal Kehormatan itu diperoleh saat SBY menjabat sebagai menjabat menjadi Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan.

Dilansir dari laman akmil.ac.id, SBY mendapatkan tanda jenderal kehormatan di masa Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Alumni Akademi Militer (Akmil) 1973 dari kesatuan Infanteri sekaligus peraih Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama. SBY merupakan prajurit TNI yang berprestasi dengan karier yang cemerlang. Banyak jabatan penting pernah diembannya yakni, Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro. Lulusan Master of Art (M.A.) dari Management Webster University Missouri ini juga meniti karier di Kasdam Jaya, kemudian Pangdam II/Sriwijaya sekaligus Ketua Bakorstanasda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!