Profil Irjen Helmy Santika, Lulusan Akpol 1993 yang Jadi Kapolda Lampung
Kamis, 07 Maret 2024 - 20:35 WIB
Terakhir, dirinya sempat menjabat sebagai Kasubdit Jatanras Ditreskrimum di Polda Metro Jaya pada tahun 2011. Setelah lama berkarier di Kota Metropolitan, Helmy lantas mendapat mutasi untuk bertugas menjadi Kapolres Lampung Utara di tahun 2013.
Tak lama setelah itu, Helmy kembali harus pindah ke Pulau Jawa setelah ditunjuk menjadi Wadirreskrimum Polda Banten pada 2014, dan Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri pada 2015.
Selama bertugas di Markas Besar Polri, Helmy pernah beberapa kali menduduki posisi strategis seperti, Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri di 2017, Wadirtipideksus Bareskrim Polri pada 2019, Dirtipideksus Bareskrim Polri tahun 2020, dan Staf Ahli Manajemen Kapolri pada 2021.
Barulah setelah itu ayah tiga anak ini mulai dipercaya sebagai Kepala Kepolisian Daerah di wilayah Gorontalo di tahun 2022. Kemudian, setahun setelahnya dia harus kembali lagi ke Lampung untuk menjadi Kapolda.
Tak lama setelah itu, Helmy kembali harus pindah ke Pulau Jawa setelah ditunjuk menjadi Wadirreskrimum Polda Banten pada 2014, dan Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri pada 2015.
Selama bertugas di Markas Besar Polri, Helmy pernah beberapa kali menduduki posisi strategis seperti, Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri di 2017, Wadirtipideksus Bareskrim Polri pada 2019, Dirtipideksus Bareskrim Polri tahun 2020, dan Staf Ahli Manajemen Kapolri pada 2021.
Barulah setelah itu ayah tiga anak ini mulai dipercaya sebagai Kepala Kepolisian Daerah di wilayah Gorontalo di tahun 2022. Kemudian, setahun setelahnya dia harus kembali lagi ke Lampung untuk menjadi Kapolda.
Kasus Terkenal Helmy Santika
Selama bertugas di Kepolisian, Helmy Santika sempat menangani sejumlah kasus penting. Di antaranya pengungkapan kasus pembunuhan Ryan Jombang di 2008 dan Nasrudin Zulkarnaen di 2009.Lihat Juga :