Karier Politik dan Militer AHY, Anak Sulung SBY yang Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN
Jum'at, 23 Februari 2024 - 11:11 WIB
Mengutip informasi dari situs Partai Demokrat, AHY menjadi lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara pada 1997. Kemudian, ia masuk Akademi Militer (Akmil) dan berhasil keluar sebagai lulusan terbaik pada tahun 2000.
Setelah lulus Akmil dan meraih Adhi Makayasa, AHY bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada 2002, ia sempat menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak yang bertugas dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh.
Sekitar 2006, AHY mendapat tugas baru sebagai perwira seksi operasi Kontingen Garuda XXIII-A. Misinya adalah menjaga perdamaian di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon Selatan.
Saat bertugas, AHY menjadi inisiator program mobil pintar sebagai salah satu sarana mengurangi dampak trauma perang bagi anak-anak. Berkat kontribusinya, ia mendapat Army Service Distinction Medal dari pimpinan Angkatan Bersenjata Lebanon.
Seiring waktu, AHY juga diberikan kepercayaan untuk menduduki sejumlah posisi lain. Misalnya, seperti Kepala Seksi Operasi (Kasiops) di Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad (2011) hingga Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203 Arya Kamuning (2015).
Pada 2016, AHY memutuskan mundur sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Ia mengakhiri karier militernya dengan pangkat terakhir Mayor.
Demikian ulasan mengenai riwayat karier politik dan militer AHY, putra sulung Presiden SBY yang dilantik jadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional.
Setelah lulus Akmil dan meraih Adhi Makayasa, AHY bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada 2002, ia sempat menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak yang bertugas dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh.
Sekitar 2006, AHY mendapat tugas baru sebagai perwira seksi operasi Kontingen Garuda XXIII-A. Misinya adalah menjaga perdamaian di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon Selatan.
Saat bertugas, AHY menjadi inisiator program mobil pintar sebagai salah satu sarana mengurangi dampak trauma perang bagi anak-anak. Berkat kontribusinya, ia mendapat Army Service Distinction Medal dari pimpinan Angkatan Bersenjata Lebanon.
Seiring waktu, AHY juga diberikan kepercayaan untuk menduduki sejumlah posisi lain. Misalnya, seperti Kepala Seksi Operasi (Kasiops) di Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad (2011) hingga Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203 Arya Kamuning (2015).
Pada 2016, AHY memutuskan mundur sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Ia mengakhiri karier militernya dengan pangkat terakhir Mayor.
Demikian ulasan mengenai riwayat karier politik dan militer AHY, putra sulung Presiden SBY yang dilantik jadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional.
(abd)
Lihat Juga :