TPDK Ganjar Mahfud: Pemilu 2024 Alami Kerusakan Demokrasi Paling Parah

Senin, 19 Februari 2024 - 19:38 WIB
Wakil Ketua Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan (TPDK) Ganjar-Mahfud, Henry Yosodiningrat mengatakan Pemilu 2024 mengalami kerusakan demokrasi paling parah. Foto/MPI
JAKARTA - Wakil Ketua Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan (TPDK) Ganjar-Mahfud, Henry Yosodiningrat menegaskan tim khusus yang dibentuk para ketua umum partai pengusung Ganjar-Mahfud harus mengkritisi kerusakan demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu 2024. Sebab pemilu kali ini mengalami kerusakan paling parah dalam sejarah Indonesia di masa Reformasi.

"Dengan memperhatikan arahan para ketua umum partai pengusung, maka yang diperjuangkan oleh tim khusus ini adalah demokrasi, hukum dan keadilan itu sendiri," ujar Henry di Jakarta, Senin (19/2/2024).



Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan, arahan para ketua umum partai pengusung Ganjar-Mahfud, pembentukan TPDK ini bertujuan untuk menghasilkan kualitas demokrasi melalui pemilu yang sangat menentukan kelangsungan masa depan bangsa.

Baca juga: TPDK Ganjar-Mahfud Ajak Rakyat Ungkap Kecurangan Pemilu 2024

"Karena itulah perjuangan yang kami lakukan adalah perjuangan untuk menempatkan kembali kedaulatan rakyat pada jalan demokrasi melalui prinsip-prinsip supremasi hukum dan keadilan," ujar Henry.

Menurut Henry, dengan melihat strategisnya perjuangan tersebut, maka tim khusus yang telah dibentuk ini akan langsung bergerak di bawah koordinasi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. "Tim khusus ini memiliki beberapa divisi di mana tim hukum berperan sebagai tim ujung tombak," kata Henry.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!