Jelang Masa Kampanye Berakhir, Ganjar Pranowo: Waktunya Rakyat Menilai
Jum'at, 09 Februari 2024 - 21:52 WIB
"Sampurasun! Kumaha damang? Bogor hari ini pecah. Setelah kemarin di GBK, Banyuwangi dan daerah lainnya, hari ini saya di Bogor dan disambut gegap gempita. Hatur Nuhun," kata Ganjar.
Ganjar menjelaskan, rangkaian debat dan kampanye Pilpres 2024 sudah selesai. Sabtu (10/2/2024) adalah hari terakhir seluruh perhelatan kampanye capres-cawapres 2024. Ganjar pun berharap pada 14 Februari, rakyat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih dan menentukan pilihannya.
"Saatnya rakyat tentukan pilihan. Saatnya rakyat menilai, siapa calon pemimpin terbaik. Apa saja program kerjanya yang terbaik. Gunakan hak pilih anda dengan bebas tanpa tekanan. Datang ke TPS coblos nomor berapa?" ujar Ganjar.
"Tiga!!!" teriak warga kompak.
Ganjar menyatakan, masyarakat sudah cerdas untuk memilih siapa capres yang memiliki program terbaik. Ia telah keliling ke berbagai daerah di Indonesia, tidur di rumah warga, menyapa masyarakat dan mendengarkan keluh kesah mereka untuk dijadikan program kerja dan kebijakan ke depan.
"Maka kenapa kami siapkan KTP Sakti, agar mereka yang harus dapat bantuan BLT, PKH dan pupuk subsidi bisa tepat sasaran. Kami siapkan program 1 Desa 1 Faskes dan 1 Nakes agar semua rakyat bisa mengakses kesehatan," pungkasnya.
Ganjar menjelaskan, rangkaian debat dan kampanye Pilpres 2024 sudah selesai. Sabtu (10/2/2024) adalah hari terakhir seluruh perhelatan kampanye capres-cawapres 2024. Ganjar pun berharap pada 14 Februari, rakyat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih dan menentukan pilihannya.
"Saatnya rakyat tentukan pilihan. Saatnya rakyat menilai, siapa calon pemimpin terbaik. Apa saja program kerjanya yang terbaik. Gunakan hak pilih anda dengan bebas tanpa tekanan. Datang ke TPS coblos nomor berapa?" ujar Ganjar.
"Tiga!!!" teriak warga kompak.
Ganjar menyatakan, masyarakat sudah cerdas untuk memilih siapa capres yang memiliki program terbaik. Ia telah keliling ke berbagai daerah di Indonesia, tidur di rumah warga, menyapa masyarakat dan mendengarkan keluh kesah mereka untuk dijadikan program kerja dan kebijakan ke depan.
"Maka kenapa kami siapkan KTP Sakti, agar mereka yang harus dapat bantuan BLT, PKH dan pupuk subsidi bisa tepat sasaran. Kami siapkan program 1 Desa 1 Faskes dan 1 Nakes agar semua rakyat bisa mengakses kesehatan," pungkasnya.
Lihat Juga :