Terancam Punah, Kelangsungan Gajah di Indonesia Perlu Dijaga

Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:25 WIB
“Selama mereka berada dalam kelompok, gajah adalah satwa yang setia dengan jalurnya; mereka punya jalur permanen yang dilalui selama bertahun-tahun. Maka jika patroli rutin dilakukan oleh masyarakat dan perusahaan yang kawasan konsesinya menjadi rumah bagi gajah, akan lebih mudah untuk merawat ruang hidup mereka,’’ jelasnya. ‘’Hal lain yang dapat dilakukan adalah mengurangi penggunaan alat yang berbahaya, seperti petasan untuk menghalau gajah. Gunakanlah meriam karbit, yang tidak punya risiko kebakaran dan tidak melukai,” tambah Syamsuardi.



Banyak pihak telah menyadari pentingnya memahami cara hidup yang aman dan nyaman berdampingan dengan satwa di alam liar. Syamsuardi juga menceritakan bahwa komunitas pemerhati satwa liar kerap diminta untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan bagi perusahaan-perusahaan dalam upaya menerapkan best practice management, salah satunya oleh produsen kertas, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas.

Head of Conservation APP Sinar Mas Dolly Priatna menyatakan dukungan terhadap segala upaya kolaborasi multi pemangku kepentingan dalam menekan laju kepunahan satwa liar. “Amat penting bagi para pemangku kepentingan untuk bekerja sama, misalnya melalui patroli gabungan dan saling berbagi data. Kemudian, yang tidak kalah penting ialah perencanaan tata kelola lahan dengan mengidentifikasi habitat strategis yang perlu dilindungi, serta meningkatkan keterhubungan habitat satwa dengan pembangunan koridorkoridor alam. Sektor swasta dapat memainkan peran penting dengan mendukung dari sisi investasi, khususnya untuk area-area yang berada di dalam konsesi,” ujar Dolly.

Kerja sama berbagai pihak diperlukan untuk mendukung kelestarian satwa liar. Hari Gajah Sedunia dapat menjadi pengingat bagi semua untuk lebih keras berupaya membentuk sistem dan mendorong pergeseran kebudayaan di tengah masyarakat, sehingga dapat lebih nyaman hidup berdampingan dengan satwa.
(sas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!