Tiba di Semarang, Ketua Umum Ansor Baru Disambut 1.000 Kader Banser

Sabtu, 03 Februari 2024 - 06:58 WIB
Gus Yaqut dalam sambutannya mengatakan, ada dua hal yang ingin dia sampaikan di momen istimewa tersebut. Pertama, dia menyampaikan rasa syukurnya karena telah diberi kepercayaan untuk menakhodai Ansor kurang lebih selama delapan tahun. Dia menilai, keberhasilannya mengemban amanah hingga akhir masa kepengurusan tak lepas dari kerja sama seluruh kader dan berbagai pihak.

"Kedua, atas nama pribadi, ketua demisioner dan seluruh pengurus pusat jika selama ini ada keputusan yang tidak puas atau tidak enak, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Ini saya sampaikan dari lubuk hati yang paling dalam. Kami meyakini tidak ada gading yang tak retak," ujar Gus Yaqut yang juga Menteri Agama RI tersebut.

Gus Yaqut juga berpesan agar para kader Ansor dan Banser tetap solid di bawah kepemimpinan Addin. Dia meminta kader menjaga garis perjuangan Ansor. "Ibarat lautan Gerakan Pemuda Ansor ini luas. Jika ada yang mencoba mengotori dengan satu dua perkataan, jangan sampai mengotori samudera Ansor. Kader juga harus tetap dalam garis perjuangan Ansor baik dalam menjaga jam'iyah (organisasi) maupun negara kesatuan Repubik Indonesia (NKRI).

Sementara Addin menilai kursi ketua umum GP Ansor yang akan dia emban adalah amanah sekaligus ujian baru dalam rangka menghantarkan organisasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU) ini menuju samudera luas cita-cita atau tujuan.

"Ini hanya transisi. Tugas saya adalah melanjutkan gagasan besar yang telah diletakkan oleh Gus Yaqut. Semoga ke depan Ansor semakin solid dan rapi untuk kebesaan Ansor," harap Addin yang terpilih secara aklamasi dalam kongres yang digelar di KM Kelud pada Jumat (2/2/2024).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!