Kongres XVI GP Ansor, Wadah Pemuda Indonesia Perkuat Eksistensi Bangsa Maritim

Rabu, 31 Januari 2024 - 14:37 WIB
“Dari itu kapal laut sebagai tempat kongres menjadi metafora kuat mencerminkan perjalanan hidup yang penuh tantangan di tengah terpaan ombak dan amukan badai. Sebagaimana leluhur bangsa Indonesia melewati berbagai perjalanan dan ujian, kapal laut mencerminkan semangat untuk terus maju, bahkan di tengah badai kehidupan,” ungkapnya.

Dengan memilih kapal sebagai tempat kongres, bukan hanya merayakan keberanian dan ketangguhan. “Juga mengajak seluruh kader dan peserta kongres untuk membangun semangat yang sama dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” kata pengamat maritim dari IKAL Strategic Centre (ISC) ini.

Hakeng menuturkan Kongres XVI GP Ansor di atas Kapal Pelni KM Kelud menjadi perwujudan nyata dari semangat bakti organisasi terhadap warisan leluhur nusantara.

“Dengan tema yang kuat, peta jalan yang jelas, dan pilihan tempat simbolis, GP Ansor membimbing langkahnya menuju masa depan penuh makna, menjaga keberagaman, serta memperkokoh kebangsaan Indonesia,” ujarnya.

Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) lainnya juga dapat mengambil langkah untuk mengikuti inisiatif demikian. “Dengan begitu, semangat dan kesadaran terkait kebangsaan maritim kita dapat percepat secara sah dan konsisten. Melalui partisipasi OKP lainnya dalam mengadopsi inisiatif ini, kita dapat membentuk kolaborasi yang lebih erat antarorganisasi pemuda,” kata Hakeng.

Bersamaan pula kerja sama yang terbangun dapat menjadi fondasi kuat untuk memperkuat solidaritas di antara OKP-OKP. Hal ini menciptakan kesadaran bersama terkait identitas bangsa maritim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!