Ganjar Didoakan Nenek 84 Tahun: Semoga Tercapai Cita-Cita Momong Rakyat Indonesia
Senin, 29 Januari 2024 - 21:51 WIB
"Pak Ganjar beneran datang lur. Wah bejo tenan awake dhewe ketekan penggedhe (beruntung sekali kita kedatangan pejabat)," teriak warga sambil berebut menyalami Ganjar dan meminta foto bersama.
Ganjar langsung disambut Mbah Darsih untuk masuk ke rumahnya. "Wah seneng banget didatangi pak Ganjar, rasanya seperti mimpi. Pak Ganjar orangnya sederhana, ramah dan supel," ucap Mbah Sudarsih.
Mbah Sudarsih berharap Ganjar bisa sukses menjadi pemimpin Indonesia. Ia yakin, Ganjar bisa memajukan negara ini. "Mugo kasembadan cita-citanipun (semoga tercapai cita-citanya), bisa momong rakyat Indonesia," ujarnya mendoakan alumni Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Ada momen menarik saat Ganjar melihat ibu-ibu ramai di dapur, Ganjar pun penasaran dan menengok mereka. Ia melihat ibu-ibu sedang memasak aneka penganan di sana. "Monggo pak mlebet, tumut gegeni mriki kersane anget (silahkan masuk pak, duduk di dekat tungku biar hangat)" ucap Mbah Sudarsih.
Ganjar pun ikut Mbah Sudarsih ke dapur dan duduk di dekat tungku api. Segelas teh hangat disajikan padanya untuk menghangatkan badan. Dinginnya puncak Menoreh langsung hilang berganti dengan hangatnya api dari tungku Mbah Sudarsih.
Ganjar langsung disambut Mbah Darsih untuk masuk ke rumahnya. "Wah seneng banget didatangi pak Ganjar, rasanya seperti mimpi. Pak Ganjar orangnya sederhana, ramah dan supel," ucap Mbah Sudarsih.
Mbah Sudarsih berharap Ganjar bisa sukses menjadi pemimpin Indonesia. Ia yakin, Ganjar bisa memajukan negara ini. "Mugo kasembadan cita-citanipun (semoga tercapai cita-citanya), bisa momong rakyat Indonesia," ujarnya mendoakan alumni Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Ada momen menarik saat Ganjar melihat ibu-ibu ramai di dapur, Ganjar pun penasaran dan menengok mereka. Ia melihat ibu-ibu sedang memasak aneka penganan di sana. "Monggo pak mlebet, tumut gegeni mriki kersane anget (silahkan masuk pak, duduk di dekat tungku biar hangat)" ucap Mbah Sudarsih.
Ganjar pun ikut Mbah Sudarsih ke dapur dan duduk di dekat tungku api. Segelas teh hangat disajikan padanya untuk menghangatkan badan. Dinginnya puncak Menoreh langsung hilang berganti dengan hangatnya api dari tungku Mbah Sudarsih.
Lihat Juga :