Deklarasi Relawan Naga, TPN: Turun ke Lapangan Ketuk Rumah Warga, Sampaikan Program Unggulan Ganjar-Mahfud
Kamis, 11 Januari 2024 - 17:44 WIB
Arsjad menjelaskan Ganjar-Mahfud telah memiliki rekam jejak yang pro rakyat. Ia melanjutkan Ganjar-Mahfud terus akan memperjuangkan hak rakyat bila terpilih di Pilpres 2024.
"Track record Mas Ganjar dan Prof Mahfud jelas solid, solid. Mas Ganjar yang selalu sat set dalam mengatasi masalah rakyat. Rekam jejaknya sebagai gubernur membangun Jawa Tengah selama 10 tahun menyusun banyak produk legislasi penting sebagai anggota DPR selama 9 tahun," jelas Arsjad.
"Misalnya, Mas Ganjar mendorong jumlah UMKM dari 90.000 menjadi 181.000 itu langsung membuka satu juta lapangan pekerjaan dan itu baru dari UMKM saja," imbuhnya.
Tak hanya itu, kata Arsjad, Ganjar juga berhasil menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah selama menjabat sebagai gubernur. Bahkan, Ganjar telah menggagas program SMK Jateng yang gratis bagi masyarakat.
"Lalu kita punya Prof Mahfud, pendekar hukum dan tegak lurus berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Rekam jejaknya dalam menangani kasus-kasus korupsi besar selama menjadi Menko saja nilainya sampai Rp700 triliun luar biasa," tutur Arsjad.
"Track record Mas Ganjar dan Prof Mahfud jelas solid, solid. Mas Ganjar yang selalu sat set dalam mengatasi masalah rakyat. Rekam jejaknya sebagai gubernur membangun Jawa Tengah selama 10 tahun menyusun banyak produk legislasi penting sebagai anggota DPR selama 9 tahun," jelas Arsjad.
"Misalnya, Mas Ganjar mendorong jumlah UMKM dari 90.000 menjadi 181.000 itu langsung membuka satu juta lapangan pekerjaan dan itu baru dari UMKM saja," imbuhnya.
Tak hanya itu, kata Arsjad, Ganjar juga berhasil menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah selama menjabat sebagai gubernur. Bahkan, Ganjar telah menggagas program SMK Jateng yang gratis bagi masyarakat.
"Lalu kita punya Prof Mahfud, pendekar hukum dan tegak lurus berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Rekam jejaknya dalam menangani kasus-kasus korupsi besar selama menjadi Menko saja nilainya sampai Rp700 triliun luar biasa," tutur Arsjad.
Lihat Juga :