Suara Pendukung Jokowi Sangat Terbuka Direbut Ganjar Pranowo

Senin, 08 Januari 2024 - 21:59 WIB
"Masih banyak pemilih yang masih ragu-ragu apakah figur Pak Prabowo ini mampu benar-benar melaksanakan, melanjutkan program yang sudah dilakukan Pak Jokowi, mengingat dia baru datang lima tahun terakhir," jelasnya.

Belum lagi gaya kampanye Prabowo-Gibran yang dia sebut kurang berpola dan tidak memiliki daya hentak. Akibatnya tidak terjalin kedekatan antara keduanya dan masyarakat.

Karena itu, kata Ray, untuk mengamankan suara Prabowo-Gibran, Jokowi memberikan tanda lebih jelas lagi dukungannya. Jokowi makan malam dengan Prabowo yang mengonfirmasi sangkaan orang banyak bahwa presiden akan sulit bersikap netral saat anaknya ikut dalam kontestasi pilpres.

"Hal lain mengapa Pak Jokowi mulai lebih terbuka menyatakan dukungan, saya kira pertama karena keinginan untuk mendorong agar pilpres ini terjadi satu putaran, dengan begitu Pak Jokowi memperlihatkan dukungan lebih besar ke Prabowo-Gibran," tutur Ray.

Namun ternyata itu bukan hal mudah. Melihat hasil survei elektabilitas politik dalam beberapa hari terakhir ini, ada stagnasi elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran.

"Bahwa secara umum ada stagnasi perolehan suara Prabowo, sehingga untuk menciptakan pilpres satu putaran itu makin sulit. Oleh karena itu harus ada dorongan yang lebih kuat, pesona yang lebih kuat, agar satu putaran itu terjadi," kata Ray.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!