Kunjungi Rumah Pengasingan Soekarno-Hatta di Rengasdengklok, Ganjar: Sejarah Penting Anak Muda

Jum'at, 15 Desember 2023 - 18:29 WIB
Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo bertamu kediaman Djiauw Kie Siong di Dusun Bojong, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jumat, (15/12/2023). Foto/MPI
KARAWANG - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo bertamu kediaman Djiauw Kie Siong di Dusun Bojong, Rengasdengklok , Kabupaten Karawang, Jumat, (15/12/2023). Diketahui, rumah tersebut merupakan tempat Presiden dan Wakil Presiden RI Pertama, Soekarno dan Mohammad Hatta diasingkan oleh golongan muda.

Datang bersama istrinya Siti Atikoh, Ganjar disambut oleh cucu Djiauw Kie Siong, Yanto Djuhari (71) dan keluarganya. Ganjar tampak melihat-lihat seisi rumah yang masih terawat.



Baca juga: Ganjar Ziarah ke Makam Syekh Quro di Karawang, Pengurus Masjid: Beliau Orang Taat Beragama

Bekas rumah pengasingan Soekarno-Hatta tersebut didominasi kayu dan lantainya terbuat tanah liat. Terpampang pula foto-foto lawas Soekarno dan Hatta beserta anak-anaknya.

Ganjar mengatakan bahwa keberadaan rumah pengasingan ini merupakan sejarah penting bagi anak muda yang menginginkan Indonesia merdeka.

Dia menceritakan saat itu, tepatnya pada Kamis 16 Agustus 1945 Soekarno dan Hatta berserta keluarganya diasingkan ke Rangasdengklok untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

"Bung Karno, Bu Fat (istri Soekarno, Fatmawati), Mas Guntur (anak Soekarno) masih kecil ada fotonya itu, di bawa ke sini, diminta oleh anak-anak muda untuk segera merdeka jangan mau dikasih sama Jepang, itu sebuah spirit patriotisme, dari anak-anak muda Indonesia pada saat itu," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!