Pengetahuan Minim, Publik Abaikan Pelanggaran Demokrasi

Senin, 11 Desember 2023 - 19:45 WIB
Duet Ganjar-Mahfud disebut oleh 20,6% responden; Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 14,4%; dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar hanya 5,4%. Hal itu mengaburkan kondisi sebelumnya ketika putusan MK atas perkara nomor 90 tentang batas usia capres-cawapres menjadi perbincangan karena dinilai sarat pelanggaran etik dan isu netralitas aparat negara.

Ditambah lagi, dampak dari media sosial yang lebih mengutamakan pelanggaran salah satu calon dibanding calon lain. Hal itu membuat nalar kritis publik semakin meredup.

"Tanpa sikap kritis, bayangan itulah mungkin hadir kala pertanyaan itu dikemukakan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!