Ganjar-Mahfud Usung Program Guru Ngaji, Perindo: Wujud Penghormatan kepada Pendidik
Kamis, 30 November 2023 - 20:34 WIB
Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menilai program unggulan kesejahteraan guru ngaji yang digagas Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD, merupakan wujud penghargaan. Foto/MPI
JAKARTA - Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menilai program unggulan kesejahteraan guru ngaji yang digagas pasangan Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD, merupakan wujud penghargaan sekaligus penghormatan terhadap profesi guru ngaji.
Untuk itu, Partai perindo mendukung penuh program tersebut untuk direalisasikan jika nantinya Ganjar-Mahfud menang dalam Pemilu 2024. "Program tersebut merupakan wujud penghargaan dan penghormatan terhadap profesi guru ngaji. Mereka telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menuntun dan mendidik umat manusia menjadi manusia berilmu dan beradab dengan penuh keikhlasan dan tanpa pamrih," kata Abdul Khaliq, Kamis (30/11/2023).
Abdul Khaliq -- yang juga Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu-- menjelaskan, guru ngaji merupakan bagian dari komunitas masyarakat yang selama ini digolongkan sebagai kelompok marjinal lantaran kurangnya perhatian negara.
Baca juga: Ganjar Minta Penegak Hukum Segera Bertindak Atasi Kebocoran Data KPU
Untuk itu, Partai perindo mendukung penuh program tersebut untuk direalisasikan jika nantinya Ganjar-Mahfud menang dalam Pemilu 2024. "Program tersebut merupakan wujud penghargaan dan penghormatan terhadap profesi guru ngaji. Mereka telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menuntun dan mendidik umat manusia menjadi manusia berilmu dan beradab dengan penuh keikhlasan dan tanpa pamrih," kata Abdul Khaliq, Kamis (30/11/2023).
Abdul Khaliq -- yang juga Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu-- menjelaskan, guru ngaji merupakan bagian dari komunitas masyarakat yang selama ini digolongkan sebagai kelompok marjinal lantaran kurangnya perhatian negara.
Baca juga: Ganjar Minta Penegak Hukum Segera Bertindak Atasi Kebocoran Data KPU
Lihat Juga :