Popularitas Partai Perindo Meningkat Dinilai Imbas Positif Koalisi Ganjar-Mahfud
Senin, 20 November 2023 - 15:11 WIB
Partai Perindo mengalami peningkatan popularitas berdasarkan hasil survei terbaru IPO dinilai imbas positif dari koalisi paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Foto/MPI
JAKARTA - Partai Perindo mengalami peningkatan popularitas berdasarkan hasil survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO). Partai Perindo pun diklaim sebagai parpol paling terdampak secara positif dari koalisi paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, dalam diskusi hasil survei terbaru. Acara itu digelar di Koetaradja The Keude Kopi, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023).
"(Beberapa) partai politik diuntungkan dari masing-masing koalisi. Di koalisi GP, yang diuntungkan adalah Perindo," ujar Dedi.
"Karena yang mengalami peningkatan adalah Partai Perindo. (Perindo) diprediksi lolos ke parlemen 2024," sambungnya.
Baca juga: Survei Polstat, Lewati Parliamentary Threshold, Partai Perindo Lolos Parlemen
Survei IPO terbaru dilakukan pada periode 10-17 November 2023. Survei itu dilakukan dengan metode multistage random sampling (MRS). Survei tersebut mengambil representasi sampel sebesar 1.400 responden yang tersebar secara proporsional secara nasional.
Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, dalam diskusi hasil survei terbaru. Acara itu digelar di Koetaradja The Keude Kopi, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023).
"(Beberapa) partai politik diuntungkan dari masing-masing koalisi. Di koalisi GP, yang diuntungkan adalah Perindo," ujar Dedi.
"Karena yang mengalami peningkatan adalah Partai Perindo. (Perindo) diprediksi lolos ke parlemen 2024," sambungnya.
Baca juga: Survei Polstat, Lewati Parliamentary Threshold, Partai Perindo Lolos Parlemen
Survei IPO terbaru dilakukan pada periode 10-17 November 2023. Survei itu dilakukan dengan metode multistage random sampling (MRS). Survei tersebut mengambil representasi sampel sebesar 1.400 responden yang tersebar secara proporsional secara nasional.
Lihat Juga :