Program Dana Abadi Pesantren Gibran Dinilai Tidak Original
Kamis, 26 Oktober 2023 - 22:57 WIB
Cawapres Gibran Rakabuming Raka. FOTO/DOK.MPI
JAKARTA - Aliansi Muslim Indonesia untuk Ganjar Pranowo (Almijan) menyoroti Program Dana Abadi Pesantren yang disampaikan calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka. Sebab, program tersebut telah berjalan dan ditetapkan dalam APBN sebagai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.
Koordinator Nasional Relawan Almijan Syukron Jamal menganggap janji program yang disampaikan Gibran itu hanya gimmick dan menjiplak. "Programnya tidak orisinil, jiplakan. Faktanya lagi program itu kan sudah ada dan sudah berjalan melalui berbagai bentuk skema," kata Syukron Jamal, Kamis (26/10/2023).
"Mungkin niatannya kan ingin menarik simpatik kalangan santri dan dunia pesantren tapi justru malah seperti menunjukan tidak paham dunia pesantren itu sendiri," katanya.
Syukron lantas memaparkan program pemberdayaan pesantren yang telah dilakukan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo saat menjabat Gubernur Jawa Tengah. Antara lain Program Ekonomi Pesantren (Ekotren) yang telah digulirkan pada 2018. Ganjar bahkan sudah menjalankan program-program serupa untuk menyeejahterakan pesantren dan guru agama di Jateng.
"Program ini melibatkan santri untuk mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren," paparnya.
Program nyata Ganjar menciptakan ekonomi pesantren di Jateng juga didukung dengan berbagai pelatihan. Lewat Dinas Koperasi Pemprov Jateng, santri mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan usahanya. Tak sampai di situ, santri juga dibantu dengan pengurusan perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikat halal, dan permodalan.
Koordinator Nasional Relawan Almijan Syukron Jamal menganggap janji program yang disampaikan Gibran itu hanya gimmick dan menjiplak. "Programnya tidak orisinil, jiplakan. Faktanya lagi program itu kan sudah ada dan sudah berjalan melalui berbagai bentuk skema," kata Syukron Jamal, Kamis (26/10/2023).
"Mungkin niatannya kan ingin menarik simpatik kalangan santri dan dunia pesantren tapi justru malah seperti menunjukan tidak paham dunia pesantren itu sendiri," katanya.
Syukron lantas memaparkan program pemberdayaan pesantren yang telah dilakukan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo saat menjabat Gubernur Jawa Tengah. Antara lain Program Ekonomi Pesantren (Ekotren) yang telah digulirkan pada 2018. Ganjar bahkan sudah menjalankan program-program serupa untuk menyeejahterakan pesantren dan guru agama di Jateng.
"Program ini melibatkan santri untuk mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren," paparnya.
Program nyata Ganjar menciptakan ekonomi pesantren di Jateng juga didukung dengan berbagai pelatihan. Lewat Dinas Koperasi Pemprov Jateng, santri mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan usahanya. Tak sampai di situ, santri juga dibantu dengan pengurusan perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikat halal, dan permodalan.
Lihat Juga :