5 Karya Arsitektur Ridwan Kamil, Salah Satunya Bangunan Ikonis di Singapura
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 23:14 WIB
Desain museum ini juga terinspirasi dari Rumoh Aceh, rumah adat masyarakat Aceh. Desain museum karya Ridwan Kamil ini juga berhasil memenangkan sayembara desain Museum Tsunami Aceh tahun 2007, unggul dari 68 desain lainnya.
Bangunan ini memiliki luas 2.500 meter persegi dan memiliki 4 lantai. Museum ini dihiasi dengan pahatan geometris yang luar biasa pada dinding melengkung.
Pernah dengar Marina Bay di Singapura? Bangunan paling ikonik di Singapura itu turut melibatkan Ridwan kamil dalam perancangan bangunan tersebut.
Marina Bay Waterfront Masterplan memiliki desain arsitektur yang sangat unik. Gedung ini terdiri dari tiga menara yang tingginya mencapai 55 meter. Pada puncak gedungnya, bangunan ini berbentuk seperti kapal pesiar.
Ridwan Kamil membuat sebuah monumen perjuangan Covid-19 di area Lapangan Gasibu, Bandung. Monumen ini dipersembahkan untuk para pejuang garda terdepan yang meninggal akibat Covid-19 yang telah memakan banyak korban jiwa, seperti tenaga kesehatan, dokter hingga peneliti Sinovac yang meninggal di Bandung, Novilia Sjafri.
Monumen ini mengandung pesan agar masyarakat tidak melupakan sejarah khususnya kejadian pandemi Covid-19 di Indonesia. Pada tugu tersebut terdapat 281 ukiran yang terukir nama tenaga medis, pejabat negara, dan relawan yang gugur dalam tugas melawan Covid-19 khususnya di Jawa Barat.
Bangunan ini memiliki luas 2.500 meter persegi dan memiliki 4 lantai. Museum ini dihiasi dengan pahatan geometris yang luar biasa pada dinding melengkung.
2. Marina Bay, Singapura
Pernah dengar Marina Bay di Singapura? Bangunan paling ikonik di Singapura itu turut melibatkan Ridwan kamil dalam perancangan bangunan tersebut.
Marina Bay Waterfront Masterplan memiliki desain arsitektur yang sangat unik. Gedung ini terdiri dari tiga menara yang tingginya mencapai 55 meter. Pada puncak gedungnya, bangunan ini berbentuk seperti kapal pesiar.
3. Monumen Covid-19, Bandung
Ridwan Kamil membuat sebuah monumen perjuangan Covid-19 di area Lapangan Gasibu, Bandung. Monumen ini dipersembahkan untuk para pejuang garda terdepan yang meninggal akibat Covid-19 yang telah memakan banyak korban jiwa, seperti tenaga kesehatan, dokter hingga peneliti Sinovac yang meninggal di Bandung, Novilia Sjafri.
Monumen ini mengandung pesan agar masyarakat tidak melupakan sejarah khususnya kejadian pandemi Covid-19 di Indonesia. Pada tugu tersebut terdapat 281 ukiran yang terukir nama tenaga medis, pejabat negara, dan relawan yang gugur dalam tugas melawan Covid-19 khususnya di Jawa Barat.
Lihat Juga :