Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Ganjar Pranowo Hadirkan Sekolah Gratis
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 21:46 WIB
Jumlah tersebut tentu sangat tinggi, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Sayangnya, otonomi daerah seolah mengesampingkan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam urusan sekolah.
Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan sekolah gratis se-Indonesia bagi masyarakat kurang mampu. Komitmen ini merupakan lanjutan dari gagasannya ketika ia memimpin Jawa Tengah dua periode lalu.
Ketika masih menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar telah membuat program sekolah berbasis boarding secara gratis alias tidak dipungut biaya untuk masyarakat kurang mampu. Para siswa bahkan mendapatkan seragam, sepatu, makan dan asrama secara gratis. Sekolah juga menghubungkan dan mampu membuat kerja sama ke beberapa perusahaan atau industri untuk penyerapan tenaga kerja.
Ia berkontribusi dengan menginisisasi SMKN Jawa Tengah (Jateng) dengan menggratiskan 18 sekolah SMK bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Ide SMKN Jateng berawal dari kehidupannya sebagai anak yang lahir dari keluarga sederhana. Sekolah gratis menurutnya memungkinkan lulusan SMKN Jateng dapat terserap di dunia kerja, baik dalam maupun luar negeri atau melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi.
Ganjar berpesan melalui pendidikan, anak-anak Jateng ke depan mampu menjadi SDM yang siap kerja. Sejak lulusnya angkatan pertama pada 2017, SMKN Jateng sudah meluluskan 1.837 alumni.
Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan sekolah gratis se-Indonesia bagi masyarakat kurang mampu. Komitmen ini merupakan lanjutan dari gagasannya ketika ia memimpin Jawa Tengah dua periode lalu.
Ketika masih menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar telah membuat program sekolah berbasis boarding secara gratis alias tidak dipungut biaya untuk masyarakat kurang mampu. Para siswa bahkan mendapatkan seragam, sepatu, makan dan asrama secara gratis. Sekolah juga menghubungkan dan mampu membuat kerja sama ke beberapa perusahaan atau industri untuk penyerapan tenaga kerja.
Ia berkontribusi dengan menginisisasi SMKN Jawa Tengah (Jateng) dengan menggratiskan 18 sekolah SMK bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Ide SMKN Jateng berawal dari kehidupannya sebagai anak yang lahir dari keluarga sederhana. Sekolah gratis menurutnya memungkinkan lulusan SMKN Jateng dapat terserap di dunia kerja, baik dalam maupun luar negeri atau melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi.
Ganjar berpesan melalui pendidikan, anak-anak Jateng ke depan mampu menjadi SDM yang siap kerja. Sejak lulusnya angkatan pertama pada 2017, SMKN Jateng sudah meluluskan 1.837 alumni.
Lihat Juga :