Cegah Terorisme dan Separatisme, Pengamat Minta Starlink Ikuti Regulasi di Indonesia
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 12:40 WIB
Ketua Program Studi Kajian Terorisme Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) Muhamad Syauqillah meminta Starlink mengikuti regulasi di Indonesia. Foto/MPI
JAKARTA - Wacana hadirnya internet provider milik Elon Musk Starlink ke Indonesia menjadi pembahasan sejumlah pihak. Salah satunya mengenai pentingnya keamanan siber dan antisipasi ancaman terorisme.
Ketua Program Studi Kajian Terorisme Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) Muhamad Syauqillah mempersilahkan jika siapa pun dan perusahaan apa pun dapat berinvestasi di Indonesia. Namun, Syauqillah menekankan harus benar-benar mengikuti aturan yang berlaku.
"Saya tidak mempermasalahkan jika ada investasi (provider internet) Starlink ke Indonesia selama mengikuti aturan-aturan kita, itu yang fundamental," papar Syauqi akrab disapa, Jumat (6/10/2023).
Syauqi mengatakan, Indonesia menjadi salah satu market terbesar dari sisi konsumsi penggunaan internet. Ada sisi positif dalam pemerataan digital seluruh Indonesia jika memang Starlink dapat mewadahinya.
Ketua Program Studi Kajian Terorisme Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) Muhamad Syauqillah mempersilahkan jika siapa pun dan perusahaan apa pun dapat berinvestasi di Indonesia. Namun, Syauqillah menekankan harus benar-benar mengikuti aturan yang berlaku.
"Saya tidak mempermasalahkan jika ada investasi (provider internet) Starlink ke Indonesia selama mengikuti aturan-aturan kita, itu yang fundamental," papar Syauqi akrab disapa, Jumat (6/10/2023).
Syauqi mengatakan, Indonesia menjadi salah satu market terbesar dari sisi konsumsi penggunaan internet. Ada sisi positif dalam pemerataan digital seluruh Indonesia jika memang Starlink dapat mewadahinya.
Lihat Juga :