Kental Nuansa Kekecewaan, Gerakan Din dkk Mesti Direspons Normal

Senin, 03 Agustus 2020 - 08:15 WIB
Menurut Dedi, dengan munculnya koalisi yang semacam ini, pemerintah harus mawas diri sekaligus menyambut gerakan Din dkk secara normal dalam iklim demokrasi.

Jika presiden secara intensif mengundang para buzzer hingga selebritas ke istana, tentu bukan hal sulit untuk berdialog dengan tokoh masyarakat berpengaruh. "Bagaimanapun, pemerintah tidak dapat bersikap jumawa dengan mengabaikan suara-suara sipil, terutana kritik dan rekomendasi," ujarnya.

(Baca: Video Jokowi Ancam Reshuffle, Rocky Gerung Anggap seperti Drakor Istana)

Dalam deklarasi Minggu (2/8/2020), Din mengatakan bahwa koalisi bentukannya merupakan gerakan moral, amar ma'ruf nahi mungkar. Hal yang sama dikatakan Rocky Gerung , pengamat sosial politik yang hadir dalam acara tersebut. Menurut dia, pertemuan para tokoh itu bertujuan mengadu gagasan mencari solusi mengatasi masalah bangsa.

"Forum ini bertujuan untuk menyelamatkan Indonesia," katanya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!