Jumlah Petugas Haji Dikurangi, Perindo Dukung Langkah Menag Bicara dengan Arab Saudi
Kamis, 21 September 2023 - 16:05 WIB
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad mengatakan, kebijakan pengurangan petugas haji kurang ideal. Foto/MPI
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad mendukung langkah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang akan menjalin pembicaraan dengan Pemerintah Arab Saudi tentang pengurangan jumlah petugas haji Indonesia.
Rencananya, Gus Yaqut panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas akan terbang ke Arab Saudi menyusul kebijakan mengurangi petugas haji dari 4.200 petugas menjadi 2.000 petugas.
Di samping itu, Abdul Khaliq juga meminta kepada Kementerian Agama (Kemenag) untuk memaksimalkan peran petugas haji dalam melayani jemaah haji. Antara lain, dari persiapan pemberangkatan, pelayanan selama di Makkah dan Madinah, hingga perjalanan pulang.
"Sehingga dengan demikian jemaah haji Indonesia akan mendapatkan pelayanan yang prima dan berkualitas dalam memaksimalkan seluruh rangkaian ibadah haji dan tidak lagi mendapatkan pelayanan yang buruk seperti pelayanan tahun lalu," kata Abdul Khaliq, Rabu (20/9/2023).
Baca juga: Kebijakan Jemaah Tanpa Pendamping Masih Berlaku di 2024, Gus Yaqut Minta Petugas Haji Ditambah
Menurut Abdul Khaliq yang juga merupakan Bacaleg DPR Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) ini menilai, kebijakan pengurangan petugas haji tersebut kurang ideal dengan rasio jumlah jemaah haji yang mencapai hingga 221.000 orang.
Rencananya, Gus Yaqut panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas akan terbang ke Arab Saudi menyusul kebijakan mengurangi petugas haji dari 4.200 petugas menjadi 2.000 petugas.
Di samping itu, Abdul Khaliq juga meminta kepada Kementerian Agama (Kemenag) untuk memaksimalkan peran petugas haji dalam melayani jemaah haji. Antara lain, dari persiapan pemberangkatan, pelayanan selama di Makkah dan Madinah, hingga perjalanan pulang.
"Sehingga dengan demikian jemaah haji Indonesia akan mendapatkan pelayanan yang prima dan berkualitas dalam memaksimalkan seluruh rangkaian ibadah haji dan tidak lagi mendapatkan pelayanan yang buruk seperti pelayanan tahun lalu," kata Abdul Khaliq, Rabu (20/9/2023).
Baca juga: Kebijakan Jemaah Tanpa Pendamping Masih Berlaku di 2024, Gus Yaqut Minta Petugas Haji Ditambah
Menurut Abdul Khaliq yang juga merupakan Bacaleg DPR Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) ini menilai, kebijakan pengurangan petugas haji tersebut kurang ideal dengan rasio jumlah jemaah haji yang mencapai hingga 221.000 orang.
Lihat Juga :