Lemhannas Yakini Jokowi Tidak Akan Gunakan Data Intelijen untuk Operasi Politik
Senin, 18 September 2023 - 14:02 WIB
Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto membenarkan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai data intelijen termasuk soal partai politik dan politikus. Foto/MPI
JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto membenarkan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai data intelijen termasuk soal partai politik dan politikus. Sebab, Presiden selalu menerima laporan intelijen.
Namun, kata Andi, data intelijen tidak bisa digunakan untuk operasi politik. Pihaknya meyakini bahwa Presiden Jokowi tidak akan melakukan hal tersebut.
Baca juga: Jokowi Ungkap Kekuatan NU Luar Biasa: Ini Harus Dikonsolidasikan
"Presiden tentunya dalam UU Intelijen adalah end user dari intel, saya rasa Presiden Jokowi tau persis batasan demokratis untuk menggunakan data data intel tersebut," ujar Andi di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2023).
Namun, kata Andi, data intelijen tidak bisa digunakan untuk operasi politik. Pihaknya meyakini bahwa Presiden Jokowi tidak akan melakukan hal tersebut.
Baca juga: Jokowi Ungkap Kekuatan NU Luar Biasa: Ini Harus Dikonsolidasikan
"Presiden tentunya dalam UU Intelijen adalah end user dari intel, saya rasa Presiden Jokowi tau persis batasan demokratis untuk menggunakan data data intel tersebut," ujar Andi di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2023).
Lihat Juga :