Temui Presiden Jokowi di Istana, Ketum PBNU Beberkan Hal Ini
Senin, 04 September 2023 - 22:21 WIB
Meski Presiden Jokowi tengah menjalani 13 pertemuan, Gus Yahya mengucapkan terima kasih karena kesediaan waktu Jokowi yang mau menemuinya.
"Saya berterima kasih sekali kepada Presiden karena hari ini sebenarnya beliau sangat sibuk, 13 meeting," kata Gus Yahya di pelataran lobi Istana.
"Saya masih disempat-sempatkan untuk mendapatkan waktu karena memang keperluan PBNU juga sangat mendesak terkait pembukaan munas, Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama," tambahnya.
Gus Yahya menyampaikan, Presiden Jokowi sudah bersedia hadir dalam Munas dan Konbes tersebut. Untuk itu, ia mengatakan pembukaan pagelaran tersebut akan diadakan pada 18 September 2023.
"Tadi saya mengantarkan surat permohonan untuk Bapak Presiden agar membuka Munas dan Konbes NU. Dan Alhamdulillah beliau mengonfirmasi, memastikan akan hadir tanggal 18 September untuk secara resmi membuka Musyawarah nasional alim ulama dan Konbes NU di Ponpes Al Hamid Cilangkap," katanya.
"Saya berterima kasih sekali kepada Presiden karena hari ini sebenarnya beliau sangat sibuk, 13 meeting," kata Gus Yahya di pelataran lobi Istana.
"Saya masih disempat-sempatkan untuk mendapatkan waktu karena memang keperluan PBNU juga sangat mendesak terkait pembukaan munas, Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama," tambahnya.
Gus Yahya menyampaikan, Presiden Jokowi sudah bersedia hadir dalam Munas dan Konbes tersebut. Untuk itu, ia mengatakan pembukaan pagelaran tersebut akan diadakan pada 18 September 2023.
"Tadi saya mengantarkan surat permohonan untuk Bapak Presiden agar membuka Munas dan Konbes NU. Dan Alhamdulillah beliau mengonfirmasi, memastikan akan hadir tanggal 18 September untuk secara resmi membuka Musyawarah nasional alim ulama dan Konbes NU di Ponpes Al Hamid Cilangkap," katanya.
Lihat Juga :