Kongres Ikatan Notaris Indonesia Gunakan Identitas Digital
Senin, 04 September 2023 - 22:10 WIB
Pemilihan tersebut diikuti 16.864 notaris yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dengan periode waktu pemilihan selama 9 jam mulai pukul 11.00-20.00 WIB. Dari total DPT tercatat sebanyak 1.896 orang mempergunakan hak suaranya melalui sistem i-voting.
BSSN juga turut terlibat dalam mengamankan sistem pemungutan suara elektronik (i-voting) dengan melakukan penilaian keamanan teknologi informasi (ITSA) dan pengamanan pada perimeter jaringan dan host. Dengan upaya tersebut, proses i-voting dapat berjalan dengan baik dan lancar.
"Sistem i-voting ini adalah salah satu contoh nyata sejauh mana pemanfaatan identitas digital dapat mempermudah dan meningkatkan keamanan dalam proses demokrasi. Sistem ini mempermudah pemilih untuk dapat menggunakan suaranya dari mana saja sekaligus meningkatkan keamanan dengan menjamin identitas pemilih yang terverifikasi," ujar CTO & Founder Privy, Guritno Adi Saputra.
Lebih jauh Guritno Adi menegaskan, penggunaan teknologi identitas digital tidak hanya terbatas pada proses pemilihan saja.
"Penerapan identitas digital memiliki potensi besar untuk diadopsi sebagai solusi tepat guna dalam berbagai pertukaran data yang memerlukan tingkat verifikasi yang tinggi, tidak hanya dalam konteks pemilihan, tetapi juga dalam berbagai sektor lainnya seperti asuransi, fintech, pendidikan, kesehatan dan pariwisata," tutupnya.
BSSN juga turut terlibat dalam mengamankan sistem pemungutan suara elektronik (i-voting) dengan melakukan penilaian keamanan teknologi informasi (ITSA) dan pengamanan pada perimeter jaringan dan host. Dengan upaya tersebut, proses i-voting dapat berjalan dengan baik dan lancar.
"Sistem i-voting ini adalah salah satu contoh nyata sejauh mana pemanfaatan identitas digital dapat mempermudah dan meningkatkan keamanan dalam proses demokrasi. Sistem ini mempermudah pemilih untuk dapat menggunakan suaranya dari mana saja sekaligus meningkatkan keamanan dengan menjamin identitas pemilih yang terverifikasi," ujar CTO & Founder Privy, Guritno Adi Saputra.
Lebih jauh Guritno Adi menegaskan, penggunaan teknologi identitas digital tidak hanya terbatas pada proses pemilihan saja.
"Penerapan identitas digital memiliki potensi besar untuk diadopsi sebagai solusi tepat guna dalam berbagai pertukaran data yang memerlukan tingkat verifikasi yang tinggi, tidak hanya dalam konteks pemilihan, tetapi juga dalam berbagai sektor lainnya seperti asuransi, fintech, pendidikan, kesehatan dan pariwisata," tutupnya.
Lihat Juga :