1.921 Peserta Seleksi ASN Mundur, Yerry Tawalujan Minta BKN Perbaiki Sistem Rekrutmen Agar Transparan

Selasa, 08 Agustus 2023 - 20:51 WIB
Ketua DPP DPP Partai Perindo Bidang Sosial, Yerry Tawalujan. Foto/Dok
JAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyoroti mundurnya 1.921 peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023. Mundurnya peserta seleksi tersebut menandakan adanya rasa kecewa karena jabatan, gaji, atau masa kerja yang ditawarkan tidak sesuai ekspektasi.

Pandangan ini disampaikan oleh Ketua DPP DPP Partai Perindo Bidang Sosial, Yerry Tawalujan . Hal ini kata dia, terjadi karena kurangnya informasi yang seharusnya diberitahukan sejak awal.



"Mundurnya calon peserta seleksi PPPK itu kan karena kecewa. Penyebabnya beragam tentunya," kata Yerry dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/8/2023).

"Badan Kepegawaian Negara sebagai penyelenggara PPPK perlu menata kembali sistem perekrutan ASN supaya lebih transparan," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!