DPR Apresiasi Korlantas Polri Ubah Sirkuit Ujian SIM
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 14:33 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi tindakan Korlantas Polri yang resmi mengubah sirkuit untuk ujian praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi tindakan Korlantas Polri yang resmi mengubah sirkuit untuk ujian praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) . dari manuver angka 8 menjadi manuver huruf S. Juga tanpa materi mengemudi zig-zag dan slalom, bahkan lintasan yang sebelumnya sempit dibuat lebih lebar.
Politikus Nasdem ini menilai Polri bersikap adaptif dalam menghadapi perubahan dan kebutuhan masyarakat di lapangan sehingga memberikan respons yang cepat terkait materi ujian SIM ini.
Baca juga: Mulai Besok Sirkuit Ujian SIM Resmi Ganti Jadi Huruf S, Ini Daftar Tempatnya
“Komisi III mengapresiasi respons cepat Korlantas dalam melakukan adaptasi kebijakan, karena intinya ujian SIM ini materinya harus relevan. Yang saya lihat selama ini materinya seperti jalur angka 8 itu agak tidak masuk akal,” ujar Sahroni kepada wartawan dikutip, Jumat (4/8/2023).
"Kalau yang jalur S saya pikir merupakan kondisi yang kerap dihadapi pengguna jalan saat bermanuver menghindari obstacle, jadi masih make sense lah," sambungnya.
Namun demikian, Sahroni masih menunggu Korlantas Polri untuk memperbarui kebijakan perihal tes psikologi. Dirinya ingin tes psikologi Polri dapat benar-benar mampu mengetahui kesiapan mental calon pemegang SIM.
Politikus Nasdem ini menilai Polri bersikap adaptif dalam menghadapi perubahan dan kebutuhan masyarakat di lapangan sehingga memberikan respons yang cepat terkait materi ujian SIM ini.
Baca juga: Mulai Besok Sirkuit Ujian SIM Resmi Ganti Jadi Huruf S, Ini Daftar Tempatnya
“Komisi III mengapresiasi respons cepat Korlantas dalam melakukan adaptasi kebijakan, karena intinya ujian SIM ini materinya harus relevan. Yang saya lihat selama ini materinya seperti jalur angka 8 itu agak tidak masuk akal,” ujar Sahroni kepada wartawan dikutip, Jumat (4/8/2023).
"Kalau yang jalur S saya pikir merupakan kondisi yang kerap dihadapi pengguna jalan saat bermanuver menghindari obstacle, jadi masih make sense lah," sambungnya.
Namun demikian, Sahroni masih menunggu Korlantas Polri untuk memperbarui kebijakan perihal tes psikologi. Dirinya ingin tes psikologi Polri dapat benar-benar mampu mengetahui kesiapan mental calon pemegang SIM.
Lihat Juga :