Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam Wilayah Indonesia hingga Akhir Juli Mendatang

Selasa, 25 Juli 2023 - 06:56 WIB
“Sementara itu, gelombang Kelvin diprakirakan masih akan aktif di Sumatera bag selatan, Jawa, Bali, Sulawesi bagian utara dan selatan, dan Maluku Utara. Sehingga, faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa (25/7/2023).

Saat ini, BMKG melaporkan adanya Siklon Tropis Doksuri yang terpantau di perairan timur Filipina dengan kecepatan angin maksimum 75 knot (135 km/jam) dan tekanan udara minimum 965 hPa yang bergerak ke arah barat barat laut. Intensitas siklon tropis tersebut diprakirakan menguat dalam 24 jam ke depan.

Sistem tersebut menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) yang memanjang di Filipina bagian tengah, perairan utara Sulawesi Utara-Maluku Utara, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, dan perairan timur Filipina serta daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi)memanjang di utara Kalimantan.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet serta konvergensi tersebut. Sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Sumatera Barat-Bengkulu yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari Lampung hingga perairan barat Bengkulu,” ungkap BMKG.

Selain itu, kata BMKG, faktor cuaca global dan regional di sebagian besar wilayah Indonesia sangat mempengaruhi cuaca di wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Pada sepekan ke depan kondisi cuaca di wilayah Jawa bagian timur dan Bali hingga Nusa Tenggara akan dominan cerah berawan-berawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!