Mayoritas Publik Nilai Cawe-cawe Jokowi karena Ingin Pemilu 2024 Damai

Senin, 24 Juli 2023 - 21:09 WIB
Survei tersebut dilakukan dalam rentang 20-24 Juni 2023, menempatkan 1.220 responden melalui wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Menurut Burhanuddin, mayoritas masyarakat lebih setuju bahwa makna cawe-cawe yang dimaksudkan Jokowi demi memastikan pesta demokrasi berjalan aman dan damai.

Dari basis seluruh responden, temuan Indikator, sentimennya pun tetap positif. Itu karena sebanyak 61,6 persen menilai isu cawe-cawe Jokowi guna memastikan pemilu berjalan aman dan damai. “Hingga saat ini, mayoritas masyarakat lebih setuju makna cawe-cawe yang dimaksudkan Presiden untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan aman dan damai, tapi pada kelompok yang tahu persepsi negatif hampir dua kali lipat,” ungkap Burhanuddin.

Burhanuddin menuturkan, jika Jokowi berpihak pada salah satu calon presiden, masyarakat tidak lantas resisten meski tidak berlaku mayoritas. Di sisi lain, Burhanuddin mengingatkan, mayoritas masyarakat menilai Jokowi harus tetap netral dan tidak berpihak kepada salah satu kontestan.

“Mayoritas masyarakat menilai Jokowi harus netral atau tidak berpihak kepada salah satu capres tertentu. Oleh karena itu, makna cawe-cawe yang pernah terungkap harus tetap terjaga, dalam rangka memastikan Pemilu 2024 berjalan aman dan damai,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!