HUT ke-50 KNPI, Ryano Ajak Pemuda Berperan dalam Pembangunan Bangsa
Senin, 24 Juli 2023 - 12:52 WIB
Ketua Umum DPP KNPI Ryano Panjaitan (kedua dari kanan) menyampaikan pidato saat perayaan HUT ke-50 KNPI di Jakarta, MInggu (23/7/2023). Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) berulang tahun ke-50. Dalam peringatan HUT ke-50, Ketua Umum DPP KNPI Ryano Panjaitan menyampaikan pidato yang berisi refleksi tentang sejarah pemuda Indonesia dan tantangan masa kini.
Dalam acara yang dihadiri oleh para tokoh nasional, anggota DPR, Pengurus dan fungsionaris KNPI dari seluruh Indonesia. HUT ke-50 KNPI kali ini di ketuai oleh Ronny Bara Pratama (Ketua DPD KNPI DKI Jakarta).
Dalam pidatonya, Ryano mengapresiasi keberhasilan pemerintah Indonesia saat ini. Indonesia diakui sebagai salah satu negara yang berhasil mengatasi berbagai krisis global, termasuk pandemi dan krisis ekonomi. Baca juga: KNPI dan Jasa Raharja Teken MoU Meningkatkan Safety Riding
Menurut data, Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5% pada 2022 dengan tingkat inflasi yang terjaga di angka 4%. ”Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan terobosan luar biasa yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya, Minggu (23/7/2023).
Ryano juga menyoroti potensi hilirisasi sektor migas, batubara, dan nikel yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah dan lapangan kerja. PDB Indonesia mencapai USD743 miliar atau Rp11,271 triliun, menciptakan 10,5 juta lapangan kerja, dan memberikan kontribusi melalui pajak, royalti, bea ekspor, dan PNBP.
Perhatian yang serius juga diberikan terhadap pembangunan desa dengan anggaran Rp70 triliun tahun ini. Dana desa tersebut difokuskan untuk pemulihan ekonomi, peningkatan sumber daya manusia, dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Dalam acara yang dihadiri oleh para tokoh nasional, anggota DPR, Pengurus dan fungsionaris KNPI dari seluruh Indonesia. HUT ke-50 KNPI kali ini di ketuai oleh Ronny Bara Pratama (Ketua DPD KNPI DKI Jakarta).
Dalam pidatonya, Ryano mengapresiasi keberhasilan pemerintah Indonesia saat ini. Indonesia diakui sebagai salah satu negara yang berhasil mengatasi berbagai krisis global, termasuk pandemi dan krisis ekonomi. Baca juga: KNPI dan Jasa Raharja Teken MoU Meningkatkan Safety Riding
Menurut data, Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5% pada 2022 dengan tingkat inflasi yang terjaga di angka 4%. ”Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan terobosan luar biasa yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya, Minggu (23/7/2023).
Ryano juga menyoroti potensi hilirisasi sektor migas, batubara, dan nikel yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah dan lapangan kerja. PDB Indonesia mencapai USD743 miliar atau Rp11,271 triliun, menciptakan 10,5 juta lapangan kerja, dan memberikan kontribusi melalui pajak, royalti, bea ekspor, dan PNBP.
Perhatian yang serius juga diberikan terhadap pembangunan desa dengan anggaran Rp70 triliun tahun ini. Dana desa tersebut difokuskan untuk pemulihan ekonomi, peningkatan sumber daya manusia, dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Lihat Juga :