Ganjar Pranowo Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan, Ferry Kurnia: Bentuk Dedikasi kepada Rakyat

Sabtu, 15 Juli 2023 - 16:56 WIB
Pasalnya, kata dia, berdasarkan data ASEAN Investment Report pada 2022, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menyerap 97% tenaga kerja, menyumbang 60,3% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan berkontribusi sebesar 14,4% dari jumlah ekspor nasional.

"Namun sektor UMKM selalu memiliki berbagai masalah klasik seperti ketersediaan bahan baku. Kesulitan distribusi, masalah penurunan omset, ketiadaan akses teknologi serta kurangnya aspek manajemen. Dengan adanya koperasi," jelas Kang Ferry.

Dia menjelaskan koperasi dapat mengontrol stabilitas harga, ketersediaan barang dan sistem distribusi secara sekaligus melalui hubungan dengan pihak swasta atau pemerintah. "Ini adalah hal yang tidak bisa dilakukan pelaku UMKM sebagai individu," ucapnya.

Kang Ferry mencontohkan negara tetangga Singapura, kehidupan mereka sangat terbantu oleh koperasi. Sebagai negara kecil yang tidak memiliki sumber daya alam, Singapura tergantung kepada produk jadi dan rantai pasok retail.

Koperasi di Singapura menguasai 62% sektor retail dan 52% dari penduduknya sudah menjadi anggota koperasi. "Dengan bergabung bersama koperasi, pelaku usaha memperoleh akses permodalan, mendapatkan bahan baku produksi, mendistribusikan hasil usaha hingga memasarkan produknya. Semua dilakukan dari dan oleh para sesama anggota koperasi," kata Kang Ferry.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!