Pimpinan Partai Koalisi Anies Baswedan Kumpul 9 Juli, Bahas Cawapres?
Selasa, 04 Juli 2023 - 16:45 WIB
"Siapa itu kita enggak tahu karena hanya beliau yang tahu ya. Kita harus menghargai juga, itu privilege beliau, previlege beliau lah untuk menentukan itu. Kita hanya memberikan masukan kita hanya menberi pandangan prmikiran bahkan mengusulkan nama," sambungnya.
Menurut Benny, Anies pastinya mendengar banyak tokoh dan kalangan, juga mendengar suara rakyat, serta menimbang-nimbang sejumlah nama untuk dijadikan cawapresnya dan akan segera diumumkan. Jadi, jika muncul nama-nama baru, bukan berarti harus dikaitkan akan menjadi cawapres Anies.
"Bahwa masih ada upaya untuk mengusulkan nama ya saya rasa nama-nama itu tidak harus selalu dibaca untuk dalam konteks cawapresnya. Mungkin dalam konteks bagaimana membangun kebersamaan ke depannya bagaimana membangun kolaborasi untuk sama sama membangun indonesia masa depan yang lebih baik kan," terangnya.
Anggota Komisi III DPR ini menilai, nama-nama yang muncul itu karena Anies akan merangkul dan menjadi simbol bahwa dirinya bisa menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin perubahan dan perbaikan yang dilakukan ke depannya.
"Perubahan dan perbaikan bukan untuk menegasikan apa yang sudah dilakukan oleh Pak Presiden Jokowi bukan itu maksudnya. Perubahan perbaikan itu saya rasa itu keniscayaan itu maksudnya tanggung jawab gitu," tutup Benny.
Menurut Benny, Anies pastinya mendengar banyak tokoh dan kalangan, juga mendengar suara rakyat, serta menimbang-nimbang sejumlah nama untuk dijadikan cawapresnya dan akan segera diumumkan. Jadi, jika muncul nama-nama baru, bukan berarti harus dikaitkan akan menjadi cawapres Anies.
"Bahwa masih ada upaya untuk mengusulkan nama ya saya rasa nama-nama itu tidak harus selalu dibaca untuk dalam konteks cawapresnya. Mungkin dalam konteks bagaimana membangun kebersamaan ke depannya bagaimana membangun kolaborasi untuk sama sama membangun indonesia masa depan yang lebih baik kan," terangnya.
Anggota Komisi III DPR ini menilai, nama-nama yang muncul itu karena Anies akan merangkul dan menjadi simbol bahwa dirinya bisa menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin perubahan dan perbaikan yang dilakukan ke depannya.
"Perubahan dan perbaikan bukan untuk menegasikan apa yang sudah dilakukan oleh Pak Presiden Jokowi bukan itu maksudnya. Perubahan perbaikan itu saya rasa itu keniscayaan itu maksudnya tanggung jawab gitu," tutup Benny.
(maf)
Lihat Juga :