Pemikiran Bung Karno dan Peran Penting Perempuan
Senin, 03 Juli 2023 - 18:09 WIB
Hasto menjelaskan, Bupati Trenggalek melalui tesis S2 di Universitas Airlangga mengangkat pemikiran Bung Karno tentang Sarinah dan mengonstruksilan secara akademis tentang pandangan Bung Karno, terhadap peran penting perempuan.
"Dalam penelitiannya, Bupati Mochamad Nur Arifin menyebutkan Buku Sarinah memuat setidaknya tiga konsep utama yaitu: Filsafat feminisme Bung Karno, Pelurusan makna sosialisme dan konsep pemberdayaan perempuan yang melibatkan laki-laki," jelas Hasto.
Kata Hasto, Bupati Mochamad Nur Arifin juga mengatakan sebagai sebuah filsafat yang diharapkan sendiri oleh Bung Karno akan menjadi satu ajaran yang dipedomani sebagai disebutkan, "pedoman perjuangan perempuan revolusioner untuk mencapai tujuan-sosial yang revolusioner!"
"Dalam penelitiannya, secara ontologis Bung Karno menelaah pra-sejarah, sejarah dan masa kini untuk melihat perebutan kuasa dan dominasi baik disisi perempuan maupun laki-laki," ungkapnya.
Dalam tesis tersebut dijelaskan Hasto, secara epistimologis Bung Karno membandingkan bagaimana feminisme marxisme, bagaimana kehadiran agama berusaha mengatasi ekses patriarki, bagaimana kapitalisme merubah hubungan peran dan gerakan wanita di dunia.
"Dalam penelitiannya, Bupati Mochamad Nur Arifin menyebutkan Buku Sarinah memuat setidaknya tiga konsep utama yaitu: Filsafat feminisme Bung Karno, Pelurusan makna sosialisme dan konsep pemberdayaan perempuan yang melibatkan laki-laki," jelas Hasto.
Kata Hasto, Bupati Mochamad Nur Arifin juga mengatakan sebagai sebuah filsafat yang diharapkan sendiri oleh Bung Karno akan menjadi satu ajaran yang dipedomani sebagai disebutkan, "pedoman perjuangan perempuan revolusioner untuk mencapai tujuan-sosial yang revolusioner!"
"Dalam penelitiannya, secara ontologis Bung Karno menelaah pra-sejarah, sejarah dan masa kini untuk melihat perebutan kuasa dan dominasi baik disisi perempuan maupun laki-laki," ungkapnya.
Dalam tesis tersebut dijelaskan Hasto, secara epistimologis Bung Karno membandingkan bagaimana feminisme marxisme, bagaimana kehadiran agama berusaha mengatasi ekses patriarki, bagaimana kapitalisme merubah hubungan peran dan gerakan wanita di dunia.
Lihat Juga :