Usut Dugaan Korupsi di Kementan, KPK Akui Sudah Gelar Perkara
Jum'at, 30 Juni 2023 - 15:16 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui sudah ada gelar perkara atau ekspose terkait dugaan korupsi di Kementan, Jumat (30/6/2023). Foto/Gedung KPK/SINDOnews
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengakui sudah ada gelar perkara atau ekspose terkait dugaan korupsi di Kementerian Pertanian ( Kementan ). Hal ini dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur.
"Ekspose sudah. Betul, sudah. Ekspose perkembangan waktu itu," kata Asep Guntur saat dikonfirmasi, Jumat (30/6/2023).
Asep sempat membocorkan ada tiga klaster dugaan korupsi di Kementan yang sedang diselidiki KPK. Namun, Asep belum mengungkap secara gamblang tiga klaster tersebut. Saat ini baru satu klaster dugaan korupsi yang sudah dilakukan gelar perkara di KPK.
Baca juga: KPK Sebut Penyelidikan di Kementan terkait Dugaan Jual-Beli Jabatan
"Saya udah pernah bilang ada tiga klaster. Itu klaster pertama diekspose, baru klaster kedua. jadi jangan sampai nanti ini juga tidak komprehensif, penanganannya harus komprehensif," ucap Asep.
"Karena tidak hanya permintaan sejumlah uang kepada eselon satu, dua, tiga, tapi ada perkara-perkara lain. Biar semuanya komprehensif," sambungnya.
"Ekspose sudah. Betul, sudah. Ekspose perkembangan waktu itu," kata Asep Guntur saat dikonfirmasi, Jumat (30/6/2023).
Asep sempat membocorkan ada tiga klaster dugaan korupsi di Kementan yang sedang diselidiki KPK. Namun, Asep belum mengungkap secara gamblang tiga klaster tersebut. Saat ini baru satu klaster dugaan korupsi yang sudah dilakukan gelar perkara di KPK.
Baca juga: KPK Sebut Penyelidikan di Kementan terkait Dugaan Jual-Beli Jabatan
"Saya udah pernah bilang ada tiga klaster. Itu klaster pertama diekspose, baru klaster kedua. jadi jangan sampai nanti ini juga tidak komprehensif, penanganannya harus komprehensif," ucap Asep.
"Karena tidak hanya permintaan sejumlah uang kepada eselon satu, dua, tiga, tapi ada perkara-perkara lain. Biar semuanya komprehensif," sambungnya.
Lihat Juga :