Dukung Revisi UU TNI, BEM Indonesia Gelar Konsolidasi Nasional
Selasa, 27 Juni 2023 - 00:26 WIB
"Perubahan itu pasti dan reformasi tidak menolak perubahan selama itu membawa rakyat Indonesia ke arah yang lebih baik dan sesuai dengan tujuan negara," kata Yasser saat konferensi pers, Senin (26/6/2023).
Usulan yang didorong salah satunya yakni menempatkan sumber daya matra TNI untuk menempati posisi dan jabatan pusat pada instansi tertentu. Tentunya hal itu diusulkan oleh kementerian atau lembaga negara sesuai kompetensi, kualifikasi dan jenjang karier yang ada.
"Kami BEM-I menilai memang diperlukan penyesuaian dan UU tersebut sudah usang apalagi pascapandemi Covid-19 berkembang dinamika ancaman non-militer," ucapnya.
Pihaknya juga sudah mengkaji beberapa hal termasuk penyesuaian nomenklatur yang sudah tidak sesuai. Misalnya saja Departemen Pertahanan yang kini menjadi Kementerian Pertahanan.
"Penambahan matra intelijen siber yang memang dibutuhkan negara menghadapi perang perang modern yang menggunakan proxy negara maupun nonnegara," ungkap Yaser.
Usulan yang didorong salah satunya yakni menempatkan sumber daya matra TNI untuk menempati posisi dan jabatan pusat pada instansi tertentu. Tentunya hal itu diusulkan oleh kementerian atau lembaga negara sesuai kompetensi, kualifikasi dan jenjang karier yang ada.
"Kami BEM-I menilai memang diperlukan penyesuaian dan UU tersebut sudah usang apalagi pascapandemi Covid-19 berkembang dinamika ancaman non-militer," ucapnya.
Pihaknya juga sudah mengkaji beberapa hal termasuk penyesuaian nomenklatur yang sudah tidak sesuai. Misalnya saja Departemen Pertahanan yang kini menjadi Kementerian Pertahanan.
"Penambahan matra intelijen siber yang memang dibutuhkan negara menghadapi perang perang modern yang menggunakan proxy negara maupun nonnegara," ungkap Yaser.
Lihat Juga :