Survei JJI Ungkap Elektabilitas Airlangga, Iriana Jokowi Masuk Kandidat Cawapres

Minggu, 25 Juni 2023 - 11:11 WIB
"Kesimpulan dari survei ini menunjukan bahwa publik menjadikan pemilu sebagai ajang pembentukan pemerintahan baru sehingga itu sudah di ketahui oleh publik sehingga publik mengapresiasi secara positif," tandasnya.

Menanggapi hasil survei JJI ini, pengamat politik yang juga dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Ludiro Madu menilai masyarakat mulai melihat sosok capres yang lebih memahami persoalan ekonomi.

"Saya melihat Airlangga Hartarto unggul dari survei JJI karena masyarakat menganggap mampu mengurus ekonomi," kata Ludiro.

Ludiro mengatakan, Airlangga mampu menerapkan kebijakan pro stabiliti, pro jobs, dan pro environment karena pengalamannya di bidang ekonomi dan persoalan lainnya.

"Citra positif Airlangga di mata publik mendongkrak elektabilitas Airlangga sebagai capres, hal ini juga menambah nilai," ujarnya.

Oleh karena itu, Golkar menjadi partai yang dipilih masyarakat karena adanya figur Airlangga. "Peluang menang Airlangga sebagai capres besar jika mesin politik Golkar terus berjalan," ungkapnya.

Terkait munculnya nama Iriana Jokowi sebagai cawapres, ia menilai sangat mengejutkan karena belum pernah muncul di survei. Namun munculnya nama Iriana karena dianggap bisa melanjutkan kerja Presiden Jokowi. Sebagai istri, Iriana lebih paham tentang kerja yang dilakukan Jokowi.

"Ada nama Iriana Jokowi masuk di survei JJI sebagai cawapres tentu ini hal yang wajar. Karena Iriana tahu dan paham atas kerja Jokowi," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!