Mitigasi Bencana, Aksi Kemanusiaan Dinilai Perlu Jadi Literasi Ilmiah

Minggu, 25 Juni 2023 - 08:08 WIB
"Alangkahnya baiknya bila BSMI dapat mendirikan program studi kebencanaan sebagai kontribusi kita dalam penguatan tata kelola kebencanaan yang profesional dan dilaksanakan oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Semoga harapan ini dapat terealisasi," ucapnya.

Sementara itu, Rektor Unindra Sumaryoto dalam paparannya mengatakan, Unindra dan BSMI memiliki kesamaan yakni kepedulian. Sumaryoto menuturkan, Unindra Jakarta berkomitmen menghadirkan biaya kuliah yang terjangkau dan berkualitas sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan.

Sementara BSMI bergerak dalam semangat kepedulian dalam bidang kemanusiaan. "Keduanya disatukan dalam semangat kepedulian dalam bidang masing-masing," pungkasnya.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, Pakar RS Darurat dari Jerman Dr. Wolfgang Titius, Akademisi dan Relawan Kemanusiaan Palestina di Gaza Dr Abeer Barakat, Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB, Ketua Tim Kerja Evaluasi, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Puskris Kemenkes RI dr Ina Agustina dan Ketua Umum DPN BSMI M Djazuli Ambari. Adapun hadir memberikan keynote speech adalah Rektor Unindra Prof Sumaryoto dan Ketua MPA BSMI Prof Basuki Supartono.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!