Elektabilitas PAN Geser PKS, IPO Sebut Dampak Kinerja Positif Mendag Zulhas
Jum'at, 16 Juni 2023 - 22:05 WIB
Koresponden sendiri ditanyakan terkait pertanyaan kepada responden 'apabila hari ini dilaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu), maka partai politik manakah yang akan dipilih?'
“Partai Amanat Nasional (PAN) 5,0%; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4,8%,” jelas dia dalam survei itu.
Tindakan-tindakan politik Zulhas tersebut, menurut Dedi, sangat berdampak positif bagi popularitas dan elektabilitas PAN. "Berkaca dari hasil tadi, semestinya PAN tetap melanjutkan inisiasi-inisiasinya, misalnya membentuk poros keempat, keluar dari Prabowo, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo, karena Golkar dan PAN sudah cukup untuk mengusung capres sendiri," terangnya.
Hadirnya poros keempat, lanjut Dedi, akan berdampak baik bagi kedua parpol tersebut, terlebih jika mengusung kader sendiri karena akan menjaga loyalitas kader untuk memilih Capres dari partainya sendiri.
"Artinya meskipun peluang Airlangga-Zulhas menang pilpres minim tapi mereka dapat mempertahankan suara untuk calon anggota legislatifnya. Hal demikian yang saat ini diinginkan oleh banyak parpol lainnya," jelasnya.
Untuk diketahui, hasil survei terbaru IPO, tingkat elektabilitas parpol untuk 10 besar ketika responden disodorkan pertanyaan jika pilpres diselenggarakan hari ini, partai politik manakah yang akan bapak/ibu pilih, yaitu (10 besar): PDIP 21,5%, Partai Gerindra 19,7%, Partai Golkar 9,3%, Demokrat 9,2%, PKB 7,7%, Nasdem 7,5%, PAN 5,0%, PKS 4,8%, Perindo 4,5%, PPP 2,1%.
“Partai Amanat Nasional (PAN) 5,0%; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4,8%,” jelas dia dalam survei itu.
Tindakan-tindakan politik Zulhas tersebut, menurut Dedi, sangat berdampak positif bagi popularitas dan elektabilitas PAN. "Berkaca dari hasil tadi, semestinya PAN tetap melanjutkan inisiasi-inisiasinya, misalnya membentuk poros keempat, keluar dari Prabowo, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo, karena Golkar dan PAN sudah cukup untuk mengusung capres sendiri," terangnya.
Hadirnya poros keempat, lanjut Dedi, akan berdampak baik bagi kedua parpol tersebut, terlebih jika mengusung kader sendiri karena akan menjaga loyalitas kader untuk memilih Capres dari partainya sendiri.
"Artinya meskipun peluang Airlangga-Zulhas menang pilpres minim tapi mereka dapat mempertahankan suara untuk calon anggota legislatifnya. Hal demikian yang saat ini diinginkan oleh banyak parpol lainnya," jelasnya.
Untuk diketahui, hasil survei terbaru IPO, tingkat elektabilitas parpol untuk 10 besar ketika responden disodorkan pertanyaan jika pilpres diselenggarakan hari ini, partai politik manakah yang akan bapak/ibu pilih, yaitu (10 besar): PDIP 21,5%, Partai Gerindra 19,7%, Partai Golkar 9,3%, Demokrat 9,2%, PKB 7,7%, Nasdem 7,5%, PAN 5,0%, PKS 4,8%, Perindo 4,5%, PPP 2,1%.
Lihat Juga :