Soal Isu Dinasti Politik Jokowi, Ini Jawaban Gamblang Gibran

Jum'at, 24 Juli 2020 - 16:57 WIB
Anggapan itu menguat ketika Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo mengaku dipanggil Jokowi ke Istana Negara. Dari Jokowi sendirilah dia mengetahui bahwa rekomendasi PDIP tidak jatuh padanya.

Namun, Gibran punya jawaban atas tudingan itu. Dia mengatakan, langkahnya maju dalam pilkada tidak ada maksud lain selain karena ingin bisa lebih banyak berbuat untuk masyarakat. Lagipula, dalam sebuah kontestasi pilkada ini tidak ada kewajiban bagi warga Solo untuk memilih dirinya.

(Baca: Muluskan Gibran di Pilkada, Pengamat: Jokowi Bangkrut Moral Politik)

”Saya ikut kontestasi itu bisa menang bisa kalah. Saya kan ikut kontestasi, bisa dicoblos, bisa tidak. Tidak ada kewajiban mencoblos saya, ini kan kontestasi. Di mana dinasti politiknya? Saya juga bingung,” ungkap pemilik gerai Makobar ini.

Gibran yakin masyarakat Kota Solo sudah sangat mengerti. Jika hingga saat ini masih ada orang yang membicarakan soal politik dinasti, dia mengaku sudah mengetahui orang-orangnya. ”Kita tahu orang-orangnya siapa, dan yang diributkan itu-itu saja,” katanya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!