Kelangkaan Pupuk Bukan Hanya Persoalan Jateng tapi Nasional

Kamis, 25 Mei 2023 - 12:55 WIB
Analis kebijakan politik pangan, Syaiful Bahari berpendapat, apa yang disampaikan Ganjar terlalu menyederhanakan persoalan terkait berkurangnya pupuk subsidi dan kelangkaan pupuk nonsubsidi di pasar. Menurutnya, persoalan itu terjadi karena anggaran subsidi pupuk dari tahun ke tahun semakin berkurang. Pada 2019 anggaran subsidi pupuk Rp34,3 triliun, pada 2020 berkurang menjadi Rp31 triliun. Kemudian pada 2021 turun menjadi Rp29,1 triliun, 2022 Rp25,3 triliun, dan 2023 berkurang lagi menjadi Rp24 triliun.

"Sehingga dalam 5 tahun pengurangan anggaran subsidi pupuk mencapai Rp10,3 triliun," kata Syaiful di Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Dengan lahan pertanian seluas 10,68 juta hektare, maka tidak mungkin anggaran subsidi pupuk yang terus-terusan dipangkas bisa mencukupi kebutuhan petani.

Baca juga: Pupuk Indonesia Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

"Bahkan, Presiden Jokowi sendiri mengakui kebutuhan pupuk Indonesia 13,5 juta ton yang baru terpenuhi 3,5 juta ton. Artinya terdapat kekurangan 10 juta ton pupuk," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!