Tim Penyelamat Pilot Susi Air Diserang di Papua, Panglima TNI: KKB Manfaatkan Masyarakat

Rabu, 19 April 2023 - 04:28 WIB
Saat prajurit lain hendak mengevakuasi Pratu Arifin, Yudo mengatakan, di saat itulah KST memanfaatkan ibu-ibu dan anak-anak untuk mengepung prajurit. Sehingga pihaknya, kata Yudo, sulit membedakan antara KST dan masyarakat.

"Yang tadi saya sampaikan ada masyarakat kemudian anak-anak yang dengan teriak-teriak, peluit dan sebagainya, seolah-olah seperti menakut-nakuti dengan masyarakat tadi," kata Panglima TNI di Base Ops Lanudal Juanda, Jawa Timur, Selasa (18/4/2023).

Dalam situasi seperti itu, Yudo menjelaskan bahwa prajuritnya kebingungan. Karena tidak ingin salah sasaran maka sikap bertahanlah yang dilakukan.

"Kenapa saya sampaikan ini, karena tadi dua orang yang selamat tadi saya perintahkan datang ke Timika, saya tanya, bagaiama sih posisimu kemarin bisa sampai seperti itu? Mereka menceritakan bahwa kami dikepung bersama masyarakat dan anak-anak dengan teriak-teriak," katanya.

"Kemudian dari tiga sisi melaksanakan tembakan. Itu yang mereka mungkin menjadi apa, kalau orang itu bingung di atas itu, antara harus menembak senjata karena yang dihadapi ini masyarakat yang ngeroyok begitu," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!