20 TKI Sukabumi Terjebak Sindikat di Myanmar, Dicambuk sampai Disetrum

Senin, 17 April 2023 - 19:32 WIB
Baca juga: Tangis Pecah di Gunungkidul, Seorang TKI Meninggal di Taiwan

“Pas turun suami kaget, tempatnya dijaga banyak tentara. Namun belum curiga waktu itu,” jelasnya.

Menurut Emma, kecurigaan itu akhirnya muncul ketika hari ketiga di sana. Sebab, suaminya baru sadar kalau kerjanya adalah menipu orang. Tempatnya bekerja itu ternyata sindikat penipuan investasi dengan menyasar warga negara asing.

“Jadi suami saya kerjanya mencari nomor telpon warga negara asing di Myanmar. Kemudian setelah dapat, maka ada orang lain yang menghubungi untuk ikut investasi,” cerita Emma.

Emma melanjutkan, kerja suaminya 18 jam sehari. Mulai bekerja pukul 20.00 dan baru diizinkan untuk istirahat pukul 2 siang. Bersama 19 WNI lainnya, suaminya wajib dapat nomor telpon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!