Rapimnas Pemuda Katolik 2023, Merawat Demokrasi di Tahun Politik
Jum'at, 14 April 2023 - 13:47 WIB
Dia menuturkan, setiap kader dari pusat hingga daerah kembali membangun komitmen terkait agregasi program organisasi, teristimewa penguatan unit bisnis dan program-program kemitraan yang selama ini sudah berjalan.
“Sejauh ini Pemuda Katolik memiliki program kemitraan dengan BUMN dan beberapa instansi pemerintah seperti BKKBN, BP2MI, Petra Digital dengan Kominfo, dan Petrapreneurship seperti GoTo, Bank Sampah Petra, Petra Natural, dan Desa Terhubung,” tutur Gusma.
Hal senada dikatakan oleh Sekretaris Jenderal PP Pemuda Katolik Johanes SM Sitohang. Dia menekankan Rapimnas I ini sebagai bentuk konsolidasi kebangsaan.
“Ini adalah proses penting dalam membangun sebuah negara yang maju dan sejahtera. Dalam konteks Indonesia, konsolidasi kebangsaan menjadi semakin penting mengingat tahun politik yang semakin dekat, dengan pemilihan umum presiden dan legislatif yang akan berlangsung pada 2024," katanya.
Johanes Sitohang mengatakan, konsolidasi kebangsaan dapat diartikan sebagai proses memperkuat kesatuan dan solidaritas antarmasyarakat Indonesia yang memiliki beragam suku, agama, ras, dan budaya.
Sementara itu, Ketua Bidang Penataan dan Distribusi Kader PP Pemuda Katolik Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa mengatakan, salah satu langkah penting dalam konsolidasi kebangsaan adalah memperkuat pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila sebagai ideologi negara yang mengutamakan nilai-nilai persatuan, kemanusiaan, kerakyatan, keadilan, dan keberagaman harus dipahami dan dihayati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
“Sejauh ini Pemuda Katolik memiliki program kemitraan dengan BUMN dan beberapa instansi pemerintah seperti BKKBN, BP2MI, Petra Digital dengan Kominfo, dan Petrapreneurship seperti GoTo, Bank Sampah Petra, Petra Natural, dan Desa Terhubung,” tutur Gusma.
Hal senada dikatakan oleh Sekretaris Jenderal PP Pemuda Katolik Johanes SM Sitohang. Dia menekankan Rapimnas I ini sebagai bentuk konsolidasi kebangsaan.
“Ini adalah proses penting dalam membangun sebuah negara yang maju dan sejahtera. Dalam konteks Indonesia, konsolidasi kebangsaan menjadi semakin penting mengingat tahun politik yang semakin dekat, dengan pemilihan umum presiden dan legislatif yang akan berlangsung pada 2024," katanya.
Johanes Sitohang mengatakan, konsolidasi kebangsaan dapat diartikan sebagai proses memperkuat kesatuan dan solidaritas antarmasyarakat Indonesia yang memiliki beragam suku, agama, ras, dan budaya.
Sementara itu, Ketua Bidang Penataan dan Distribusi Kader PP Pemuda Katolik Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa mengatakan, salah satu langkah penting dalam konsolidasi kebangsaan adalah memperkuat pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila sebagai ideologi negara yang mengutamakan nilai-nilai persatuan, kemanusiaan, kerakyatan, keadilan, dan keberagaman harus dipahami dan dihayati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Lihat Juga :