Bara JP Dukung Langkah Jokowi Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi

Senin, 20 Juli 2020 - 16:45 WIB
Selain itu, kata Viktor, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020, seperti kata Jokowi, diprediksi minus hingga 3,8%. Hal ini juga sejalan dengan prediksi Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) terhadap ekonomi global tahun ini. Di kawasan ASEAN, Singapura sudah men-declare berada dalam fase krisis ekonomi.

"Tak hanya itu, kuartal III juga diprediksi masih minus dan kalau ini tak segera diatasi dengan sebuah percepatan akan sangat berbahaya ke depan. Kita bisa mengalami krisis dan pergolakan politik," ujarnya.

Karena itu, katanya, Bara JP mendukung penuh langkah Presiden Jokowi membentuk Tim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan COVID-19 dengan Ketua Pelaksana Menteri BUMN Erick Thohir. "Kita dukung penuh karena saat ini BUMN menggerakkan sepertiga perekonomian nasional yang mencakup berbagai bidang usaha langsung ke pelayanan publik, dan bergerak di bidang ekonomi juga kesehatan," katanya.

Ia mengatakan BUMN yang dipimpin Erick Tohir punya infrastruktur yang cukup memadai, organisasi, permodalan, dan pengambilan keputusan yang cepat. "Korporasi BUMN ada di semua lini bisnis, secara geografis juga ada di seluruh tanah air," katanya.(Baca juga: Bentuk Tim Pemulihan Baru, Ekonom: Sebaiknya Fokus pada Realisasi Stimulus Ekonomi )

Viktor juga berharap kerja sama semua pihak, terutama Kementerian dan lembaga bidang ekonomi, dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Menurutnya, Erick Thohir punya latar belakang dan pengalaman bisnis yang cukup baik dan punya kemampuan menggalang dukungan dari berbagai pihak. "Kita percaya dan semoga ekonomi kita cepat pulih," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!