Jokowi Pilih Bubarkan Lembaga karena Lebih Gampang dari Rombak Menteri
Jum'at, 17 Juli 2020 - 11:45 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto/ist
JAKARTA - Niat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membubarkan sejumlah lembaga non-struktural (LNS) dianggap lumrah terjadi dalam sebuah pemerintahan. Terlebih lagi, sejak periode kerjanya dimulai pada 2014 hingga saat ini, sudah ada puluhan lembaga yang dibubarkan.
Pengamat politik Universitas Brawijaya Wawan Sobari menilai rencana pembubaran lembaga memang harus dilakukan. Menurutnya, langkah itu lebih pada persoalan objektif untuk mendukung efektifitas kinerja pemerintahan dan efisiensi anggaran negara.
(Baca: Puluhan Lembaga di Bawah Jokowi, Mana Saja Yang Mau Dibubarkan?)
Dalam kajian mengenai pelayanan public, kata Wawan, dikenal ada istilah 3E yaitu efektivitas, efisiensi, ekonomi. Plus, satu indikator lagi yaitu public value.
Pengamat politik Universitas Brawijaya Wawan Sobari menilai rencana pembubaran lembaga memang harus dilakukan. Menurutnya, langkah itu lebih pada persoalan objektif untuk mendukung efektifitas kinerja pemerintahan dan efisiensi anggaran negara.
(Baca: Puluhan Lembaga di Bawah Jokowi, Mana Saja Yang Mau Dibubarkan?)
Dalam kajian mengenai pelayanan public, kata Wawan, dikenal ada istilah 3E yaitu efektivitas, efisiensi, ekonomi. Plus, satu indikator lagi yaitu public value.
Lihat Juga :