PBNU Perkirakan Awal Ramadan 1444 H Sama dengan Muhammadiyah
Selasa, 07 Maret 2023 - 14:35 WIB
Kiai Sirril berpesan jika awal Ramadhan 1444 H nanti berbeda, umat Islam harus menyikapinya secara arif dengan saling memahami satu sama lain akar perbedaannya. Apalagi perbedaan awal Ramadan sudah sering terjadi, sehingga tidak asing lagi bagi umat Islam di Indonesia.
"Sudah seharusnya masing-masing anggota kelompok yang berbeda memahami akar perbedaannya, dan tidak ambil sikap apriori," katanya.
Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1444 H pada Kamis, 23 Maret 2023.
"Umur bulan Syakban 1444 H adalah 30 hari dan tanggal 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada hari Kamis Pon, 23 Maret 2023 M. Jadi mulai tarawih, Rabu malam," kata Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Senin (6/2/2023).
Kemudian terkait Syawal 1444H, dia menyampaikan pada Kamis Legi, 29 Ramadhan 1444 H bertepatan dengan 20 April 2023 M, ijtimak jelang Syawal 1444 H terjadi pada pukul 11:15:06 WIB.
"Sudah seharusnya masing-masing anggota kelompok yang berbeda memahami akar perbedaannya, dan tidak ambil sikap apriori," katanya.
Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1444 H pada Kamis, 23 Maret 2023.
"Umur bulan Syakban 1444 H adalah 30 hari dan tanggal 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada hari Kamis Pon, 23 Maret 2023 M. Jadi mulai tarawih, Rabu malam," kata Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Senin (6/2/2023).
Kemudian terkait Syawal 1444H, dia menyampaikan pada Kamis Legi, 29 Ramadhan 1444 H bertepatan dengan 20 April 2023 M, ijtimak jelang Syawal 1444 H terjadi pada pukul 11:15:06 WIB.
(abd)
Lihat Juga :