Sepakat dengan Golkar, Pengamat: Pilih Capres yang Mampu Berada di Tengah
Selasa, 28 Februari 2023 - 17:03 WIB
Baca juga: Menebak Komposisi Capres 2024
Menurutnya, dengan sosok figur pemimpin yang berada di tengah maka Indonesia bisa terjaga. Ujang mengingatkan, pengalaman yang melelahkan pada Pemilu 2019.
Ia mengingatkan, akan sangat berisiko jika masyarakat kembali terpecah akibat pemilu. Oleh karena itu ia berharap, polarisasi tidak kembali terulang pada Pemilu 2024. Masyarakat juga diminta menjaga Indonesia ini dengan menjaga persatuan dan kesatuan.
"Caranya dengan mencari sosok pemimpin di tengah siapapun pemimpin itu yang mestinya harus di tengah," ucap Ujang.
Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M Sarmuji mengimbau agar pemilih memilih pasangan capres dan cawapres yang berada di tengah pada Pilpres 2024.
"Saran saya kepada para pemilih, pilihlah capres yang tak merepresentasikan blok kanan dan blok kiri. Jangan pilih capres yang merepresentasikan kanan yang terlalu, kiri yang terlalu. Pilih yang tengah saja," ujar Sarmuji.
Menurutnya, dengan sosok figur pemimpin yang berada di tengah maka Indonesia bisa terjaga. Ujang mengingatkan, pengalaman yang melelahkan pada Pemilu 2019.
Ia mengingatkan, akan sangat berisiko jika masyarakat kembali terpecah akibat pemilu. Oleh karena itu ia berharap, polarisasi tidak kembali terulang pada Pemilu 2024. Masyarakat juga diminta menjaga Indonesia ini dengan menjaga persatuan dan kesatuan.
"Caranya dengan mencari sosok pemimpin di tengah siapapun pemimpin itu yang mestinya harus di tengah," ucap Ujang.
Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M Sarmuji mengimbau agar pemilih memilih pasangan capres dan cawapres yang berada di tengah pada Pilpres 2024.
"Saran saya kepada para pemilih, pilihlah capres yang tak merepresentasikan blok kanan dan blok kiri. Jangan pilih capres yang merepresentasikan kanan yang terlalu, kiri yang terlalu. Pilih yang tengah saja," ujar Sarmuji.
Lihat Juga :