KKB Bakar Pesawat Susi Air, Pengamat Militer: Egianus Kogeya Menolak DOB dan Penambahan Kodim
Rabu, 08 Februari 2023 - 07:45 WIB
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menilai, perlu ada operasi gabungan TNI-Polri dalam menyikapi aksi KKB. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Separatis Teroris (KST) kembali berulah. Mereka secara keji melakukan pembakaran pesawat Susi Air di Nduga, Papua pada Selasa, 7 Februari 2023. Gangguan oleh KKB ini bukan kali pertama yang dialami pesawat Susi Air.
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menilai, tindakan yang dilakukan Egianus Kogeya ini merupakan bagian dari pernyataan perang menolak semua pembangunan termasuk pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) dan penambahan Kodim.
“Paling tepat Egianus Kogeya ditangkap hidup-hidup agar bisa diketahui jaringan yang dimilikinya termasuk yang berasal dari luar negeri,” ujarnya, Rabu (8/2/2023).
Baca juga: Media Asing Soroti KKB Sandera Pilot Selandia Baru di Papua, Ini Tuntutannya
Pengamat militer dan intelijen ini menyarankan ada baiknya bandara-bandara perintis di pegunungan yang menjadi sarang KKB/KST ditutup sementara. Selanjutnya, bangun satu bandara yang lebih besar dan kuat sebagai pangkal perlawanan dan pusat logistik TNI-Polri yang sulit dikuasai lawan.
Baca juga: Pilot Pesawat Susi Air Disandera KKB Nduga Pimpinan Egianus Kogeya
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menilai, tindakan yang dilakukan Egianus Kogeya ini merupakan bagian dari pernyataan perang menolak semua pembangunan termasuk pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) dan penambahan Kodim.
“Paling tepat Egianus Kogeya ditangkap hidup-hidup agar bisa diketahui jaringan yang dimilikinya termasuk yang berasal dari luar negeri,” ujarnya, Rabu (8/2/2023).
Baca juga: Media Asing Soroti KKB Sandera Pilot Selandia Baru di Papua, Ini Tuntutannya
Pengamat militer dan intelijen ini menyarankan ada baiknya bandara-bandara perintis di pegunungan yang menjadi sarang KKB/KST ditutup sementara. Selanjutnya, bangun satu bandara yang lebih besar dan kuat sebagai pangkal perlawanan dan pusat logistik TNI-Polri yang sulit dikuasai lawan.
Baca juga: Pilot Pesawat Susi Air Disandera KKB Nduga Pimpinan Egianus Kogeya
Lihat Juga :